Diez menyebut bahwa perhatian Herdman kini sepenuhnya tertuju ke Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
Baca Juga: Klopp Sebut Empat Pelatih Terbaik Sepanjang Masa, Ada Rival Bebuyutannya
Situasi ini juga berdampak pada Jamaika yang turut kehilangan peluang mendapatkan tanda tangan Herdman.
Federasi Sepak Bola Jamaika sempat melirik Herdman sebagai calon pelatih Timnas Jamaika setelah Steve McClaren mengundurkan diri.
Bahkan, negosiasi antara kedua pihak dikabarkan sudah berlangsung cukup intens.
Baca Juga: Pakai Pemain Naturalisasi Bodong, Timnas Malaysia Secara Resmi Dinyatakan Kalah 0-3 oleh FIFA
Namun, Herdman disebut memilih menolak tawaran tersebut demi fokus pada peluang melatih Timnas Indonesia.
“Federasi Jamaika mempertimbangkannya untuk babak play-off antarbenua untuk Piala Dunia 2026, tetapi Herdman menolak tawaran tersebut, memprioritaskan Indonesia,” tulis Diez.
“Babak ini menyoroti ambisinya di kawasan tersebut, yang kini dialihkan.”
Baca Juga: Posisi Alonso Dipertaruhkan, Bintang Real Madrid Ini Memberikan Pembelaan
Dengan keputusan tersebut, Diez menilai Honduras dan Jamaika sama-sama kehilangan kandidat pelatih elit.
Langkah Herdman disebut menunjukkan ambisi besar untuk membangun proyek jangka panjang bersama Timnas Indonesia, yang dalam beberapa tahun terakhir tengah gencar melakukan pembenahan struktural dan regenerasi pemain.
John Herdman terakhir kali tercatat sebagai pelatih klub Toronto FC yang berlaga di Major Soccer League (MLS).
Baca Juga: Vlahovic Menghilang 3 Bulan, Barcelona dan Munchen Tetap Tertarik
Ia menangani klub asal Kanada tersebut pada periode 2023–2024.
Artikel Terkait
Catatan Statistik Inter Milan Jelang Laga Melawan Bologna di Supercoppa Italiana 2025
AC Milan Tanpa Leao dan Gimenez Pada Duel dengan Napoli di Laga Supercoppa
Kolaborasi Shark x MotoGP Hadirkan Helm Berlisensi Standar Keselamatan Tinggi ala MotoGP
SEA Games 2025: Pencak Silat Penuhi Target Empat Medali Emas
SEA Games 2025: Kontingen Indonesia Terus Tambah Medali di Hari ke-8