Proyek Hidup dan Penuh Energi, Alasan John Herdman Terima Tantangan Timnas Indonesia

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Minggu, 4 Januari 2026 | 22:21 WIB
PSSI mengumumkan resmi John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia, Sabtu, 3 Januari 2026. (PSSI)
PSSI mengumumkan resmi John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia, Sabtu, 3 Januari 2026. (PSSI)

SportlinkNews - Penunjukan John Herdman sebagai arsitek baru Timnas Indonesia menandai dimulainya fase baru dalam proyek jangka panjang sepak bola nasional.

Pelatih asal Inggris itu menyambut tantangan barunya dengan optimisme, seraya mengungkap kesan awal yang membuatnya yakin menerima tawaran PSSI.

Herdman menilai Indonesia memiliki karakter yang tidak asing baginya. Pengalaman membangun Timnas Kanada menjadi referensi penting, terutama dalam melihat besarnya potensi yang belum sepenuhnya tergarap. 

Baca Juga: Hasil Super League: Kadek Agung Bawa Bali United Tekuk Arema FC

Indonesia dinilainya memiliki fondasi serupa (dengan Kanada) yakni basis pemain lokal yang luas, antusiasme publik yang luar biasa, serta peluang memaksimalkan kontribusi pemain diaspora.

Dalam pernyataannya kepada media Kanada, Herdman menyebut proyek Timnas Indonesia sebagai tantangan yang "hidup" dan penuh energi.

Ia merasakan keseriusan federasi serta gairah suporter yang menjadi faktor krusial dalam pengambilan keputusannya. 

Baca Juga: Sergio Ramos Kembali ke Sevilla, Kini Calon Pemilik Baru

Baginya, keberhasilan tidak hanya soal taktik, tetapi juga budaya kerja dan kebiasaan untuk bersaing di level tertinggi, termasuk menuju Piala Dunia. 

"Ini adalah soal menemukan proyek yang tepat, satu hal bahwa Anda bisa merasakan passion dan intensitas dari para fans. Ini hampir sama dengan yang saya alami di Kanada, termasuk komitmen federasinya," kata Herdman dikutip dari Canadian Press News. 

"Negara besar, banyak potensi dari pemain lokal tetapi ada juga kemampuan untuk merekrut pemain keturunan (diaspora) di mana hal ini juga sudah mereka lakukan," tambahnya.

Baca Juga: Arne Slot Mewajari Liverpool Tak Bisa Kejar Arsenal dan Manchester City

PSSI secara resmi mengumumkan Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Sabtu kemarin, 3 Januari 2026.

Pelatih berusia 50 tahun itu dikontrak dalam skema jangka panjang 2+2 tahun, sebagai bentuk kepercayaan terhadap visinya membangun tim secara berkelanjutan. 

Selain menangani tim senior, ia juga akan bertanggung jawab atas Timnas U-23 Indonesia. Keseriusan Herdman terlihat dari keputusannya untuk menetap di Indonesia selama masa tugasnya. 

Baca Juga: Hasil Super League: Persis Kian Terpuruk, Persita Curi Tiga Poin dari Manahan

Menurutnya, memahami budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat merupakan elemen penting dalam membangun ikatan yang kuat dengan pemain dan lingkungan tim.

Baginya, keterlibatan penuh adalah kunci untuk menciptakan kepercayaan dan solidaritas di dalam tim.

"Anda benar-benar harus memahami orang-orang dan adat istiadatnya untuk menciptakan hubungan itu," tambah Herdman.

Baca Juga: Tiga Kekalahan Beruntun, PSM Makassar Kehilangan Konsistensi

Sementara itu, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memastikan bahwa Herdman dijadwalkan tiba di Indonesia pada Minggu malam, 11 Januari mendatang. 

Sehari setelah kedatangannya, PSSI akan menggelar konferensi pers resmi pada 12 Januari 2026 pukul 10.00 WIB untuk memperkenalkan Herdman kepada publik dan awak media.

Sumardji menjelaskan bahwa penunjukan Herdman didasarkan pada pertimbangan matang.

Baca Juga: Putri KW dan Alwi Bidik Hasil Baik di Turnamen Pembuka 2026 di Malaysia

Pengalamannya di level internasional, pendekatan kepemimpinan yang modern, serta rekam jejak membangun tim dengan fondasi kolektivitas menjadi nilai tambah utama. 

PSSI juga menilai Herdman unggul dibanding kandidat lain karena komitmennya untuk tinggal dan bekerja langsung di Indonesia bersama keluarganya. Terkait target, PSSI memilih pendekatan realistis. 

"Sebenarnya semua tentu ada KPI. Dari situ kita tentu berpikir dan berharap KPI yang sudah diberikan untuk sama-sama bisa dijalankan kalau berbicara target semua event pasti ada targetnya, kalau tidak ada tidak semangat," tegas Sumardji. 

Baca Juga: Manchester United Tidak Memiliki Rencana Transfer untuk Januari

Menurut Sumardji, proses membangun tim membutuhkan waktu, dan suasana kerja yang sehat akan membantu Herdman fokus pada misi utamanya.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: Canadian Press News

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X