Nova Tinggalkan Catatan Penting, U-17 Diminta Perkuat Mental Sebelum ke Arab Saudi

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 12 Februari 2026 | 21:48 WIB
Timnas Indonesia U17 saat uji coba internasional melawan China, 8 Februari lalu. (PSSI)
Timnas Indonesia U17 saat uji coba internasional melawan China, 8 Februari lalu. (PSSI)


SportlinkNews - Nova Arianto mengakhiri kebersamaannya dengan Tim Nasional Indonesia U-17 setelah dua uji coba internasional.

Secara hasil memang kurang memuaskan setelah kalah 0-7 dan 2-3, namun Noba meninggalkan catatan penting untuk pelatih definitif Timnas U-17 jelang Piala Asia U-17 2026, 7-24 Mei mendatang di Arab Saudi. 

Menurut Nova, dua laga itu bukan sekadar soal hasil akhir, melainkan cermin untuk membaca posisi tim saat ini. Ia menilai evaluasi menyeluruh perlu dilakukan oleh pelatih definitif, Kurniawan Dwi Yulianto.

Baca Juga: Klarifikasi Striker Muda AC Milan Francesco Camarda Usai Heboh Rumor Gabung Inter Milan

Dari sisi kualitas permainan hingga kesiapan individu, seluruh aspek dinilai harus dipetakan secara detail sebelum tampil di turnamen resmi.

Menurut Nova, tantangan terbesar justru terletak pada kekuatan mental para pemain. Ia melihat pengalaman tampil di Elite Pro Academy (EPA) belum sepenuhnya menjamin kesiapan saat berhadapan dengan tim berlevel lebih tinggi.

Rasa percaya diri dinilai masih naik-turun, terutama ketika menghadapi tekanan sejak awal pertandingan.

Baca Juga: Fermin Aldeguer Belum Pulih, Absen di Tes Buriram dan Grand Prix Thailand

Ia menekankan pentingnya membangun keberanian dan karakter bertanding. Bagi Nova, pemain muda harus memiliki keyakinan untuk bersaing tanpa rasa gentar terhadap siapa pun lawannya.

"Di pertandingan pertama terlihat banyak pemain kurang percaya diri. Yang paling penting bagaimana anak-anak ini memiliki mental kuat dan tidak takut dengan siapa pun," ucapnya.

Sebagai bekal menuju turnamen nanti, Nova merekomendasikan agenda uji coba yang padat. Ia menyarankan setidaknya 17 pertandingan internasional agar para pemain memiliki jam terbang yang cukup.

Baca Juga: Piala AFF U-16 dan U-19 2026 Tidak Digelar di Pulau Jawa

Pengalaman bertanding, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam membentuk mental kompetitif.

Dengan intensitas laga yang tinggi sebelum turnamen, ia berharap Garuda Asia bisa tampil lebih siap, baik dari sisi permainan maupun kepercayaan diri, saat bersaing di level Asia nanti.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X