SportlinkNews - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memastikan tim Garuda tetap fokus menjalani persiapan jelang laga perdana FIFA Series 2026 menghadapi Timnas Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret mendatang.
Meski waktu persiapan terbilang singkat, Herdman menegaskan tim tetap menjalani sesi latihan taktis secara intensif.
Ia menyadari keterbatasan waktu menjadi tantangan tersendiri, namun hal tersebut merupakan situasi yang umum dalam sepak bola internasional.
Baca Juga: Bawa-bawa Atletico Madrid, Reaksi Ketus Jurgen Klopp Soal Isu ke Real Madrid
"Waktunya memang sangat singkat, tapi kami tetap berlatih secara taktis. Kami menghargai semua pihak yang hadir dan mendukung proses ini," tuturnya kepada media usai latihan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2026.
Pelatih asal Kanada itu juga mengungkapkan kesan positifnya sejak pertama kali menangani Timnas Indonesia. Ia merasakan langsung semangat dan kebanggaan para pemain saat mengenakan seragam Merah Putih.
"Ini adalah kehormatan bagi saya. Saya merasakan intensitas dan kebanggaan para pemain dalam mewakili Indonesia. Tanggung jawab itu akan kami bawa ke pertandingan nanti," katanya.
Baca Juga: Jelang Laga Hidup Mati Lawan Irlandia Utara, Italia Malah Kehilangan Federico Chiesa
Dalam proses persiapan, Herdman dan staf pelatih berusaha memaksimalkan waktu yang ada dengan pendekatan taktis yang efisien.
Para pemain bahkan telah lebih dulu menerima materi strategi sebelum berkumpul dalam pemusatan latihan, sehingga saat tiba di lapangan mereka bisa langsung bekerja.
"Kami sudah berdiskusi dengan kelompok pemimpin tim sebelumnya. Para pemain datang dengan pemahaman awal tentang sistem yang akan digunakan, jadi kami bisa langsung fokus bekerja," jelasnya.
Baca Juga: Hingga Pekan ke-25 Persita Masuk 5 Besar Super League, Igor Rodrigues: Awalnya Buruk Tapi Kami Fokus dan Konsisten
Herdman juga menyoroti kondisi skuad yang belum sepenuhnya lengkap. Namun, ia menilai hal tersebut wajar mengingat para pemain datang dari berbagai klub dengan kondisi dan intensitas berbeda.
"Di level internasional, pemain datang dari lingkungan yang berbeda. Tugas kami adalah menyatukan itu dalam waktu singkat dan membangun struktur tim," tambahnya.
Dari pengamatan di lapangan, latihan perdana ini baru diikuti oleh 15 pemain.
Baca Juga: Kembali Berlatih Persebaya Mulai Panaskan Skuatnya Menjelang Pekan Krusial Super League
Menghadapi laga debutnya bersama Indonesia, Herdman mengakui performa tim mungkin belum sempurna. Meski demikian, ia tetap optimistis skuad Garuda mampu menunjukkan semangat dan identitas permainan yang diharapkan.
"Ini pertama kalinya saya bekerja dengan grup ini. Kami masih beradaptasi, tapi kami akan menikmatinya dan sangat antusias untuk pertandingan nanti," ujarnya.
Herdman juga berharap dukungan penuh suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno bisa menjadi energi tambahan bagi para pemain dalam mengawali perjalanan di FIFA Series 2026.
Baca Juga: Dua Bulan Bela Persik Kediri Jon Toral Semakin Percaya Diri di Super League
"Ini akan menjadi pertandingan besar. Kami berharap stadion penuh dan semua orang datang untuk mendukung tim," tutup Herdman.
Artikel Terkait
Menpora Pastikan Kesiapan GBK Gelar FIFA Series 2026
Daftar Resmi 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
Elkan Baggott Tiba di Jakarta, Skuad Garuda Mulai Berkumpul Jelang FIFA Series 2026
Harapan Besar PSSI di FIFA Series 2026, Momentum Awal Era Baru Timnas
FIFA Series 2026 Kian Besar: 50 Tim Berlaga, Grup Putri Bertambah di Kenya