Strategi ini terbukti mampu memberikan stabilitas pada permainan Timnas Indonesia saat menghadapi tekanan fisik dan taktik dari tim kuat seperti Bulgaria. Verdonk dianggap sebagai potongan teka-teki yang hilang untuk menjembatani aliran bola dari lini belakang menuju lini serang tim nasional.
“Dan saya rasa Calvin (Verdonk) adalah bagian besar dari masa depan di tim ini dalam menjaga tempo di lini tengah. Dalam laga kontra Bulgaria, saya melihat bahwa kami berhasil mengontrol lini tengah dengan pemain seperti Verdonk, (Joey) Pelupessy, dan (Nathan) Tjoe-A-On,” ungkapnya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
FIFA Series 2026: Kalah Tipis dari Bulgaria, Idzes Soroti Progres Positif Timnas
Meski Berakhir Runner-up, Erick Lihat Fondasi Kuat Timnas Mulai Terbentuk
Herdman: Meski Kalah Tipis, Timnas Indonesia Tampil Lebih Baik
Media Asing Soroti Kegagalan Timnas Indonesia Melawan Bulgaria
Pesan Optimistis Justin Hubner Usai Kekalahan Tipis Timnas Indonesia