Saat masih membela NEC Nijmegen, Romeny sempat bermain bersama Ragnar Oratmangoen, Maarten Paes, dan Calvin Verdonk.
Baca Juga: Pelatih Persib Bakal Turunkan Pemain yang Jarang Tampil di Sisa Pertandingan Liga 1 2024/2025
Sementara itu, kedekatannya dengan Marselino Ferdinan terjalin di klubnya saat ini, Oxford United.
“Saya sudah kenal dengan beberapa pemain, seperti saat di NEC saya bermain dengan Oratmangoen, Paes, dan Verdonk."
"Tentu saja Marselino, saudara saya dari Oxford, jadi saya merasa lebih nyaman ketika datang ke timnas,” katanya.
Baca Juga: Tyrone del Pino Tidak Ambil Pusing Soal Gelar Individu Liga 1: Kalau Dapat, Itu Bonus
Salah satu momen yang paling membekas bagi Romeny adalah saat mencetak gol debutnya dalam laga melawan Australia.
Meski berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan, perasaan bahagia itu bercampur dengan kekecewaan lantaran Indonesia tertinggal cukup jauh dalam skor.
“Saya langsung ambil bola dan berlari ke garis tengah karena skornya 4-1."
Baca Juga: Studi Mengukur Pengaruh Brand Media Sosial Pemain Sepak Bola Wanita Profesional
"Jadi meskipun itu gol debut saya, tentu saja saya senang, tapi juga kecewa karena kami kalah,” ucapnya dengan jujur.
Bagi Ole Romeny, membela timnas Indonesia bukan sekadar tugas, tetapi juga bentuk pengabdian kepada tanah leluhurnya.
Ia menegaskan tekadnya untuk terus berkontribusi dan menjadi bagian penting dalam perjalanan timnas di berbagai ajang internasional ke depan.