SportlinkNews - Duel krusial Timnas Indonesia vs China akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis, 5 Juni 2025 mulai pukul 20:45 WIB.
Bertindak sebagai tuan rumah, Indonesia tentunya mendapatkan banyak keuntungan terutama dalam dukungan suporter yang bakal menghadiri langsung pertandingan ini.
Meski tidak bisa full memenuhi stadion akibat sanksi yang diberikan FIFA, namun diperkirakan laga ini akan dihadiri sekitar 66 ribu penonton secara langsung.
Baca Juga: FIFA Tunjuk Cromotransfer sebagai Pemegang Lisensi Resmi Emblem Piala Dunia Antarklub 2025
Sanksi FIFA ini imbas dari perlakuan diskriminatif suporter Indonesia saat Timnas Indonesia menjamu Bahrain pada 25 Maret 2025.
FIFA menemukan unsur ujaran kebencian kepada negara atau kebudayaan lain pada pertandingan tersebut. Selain sanksi pengurangan penonton hingga 15 persen, PSSI juga didenda mencapai Rp400 juta lebih.
Oleh karena itu, lewat berbagai kampanye yang dilakukan, diimbau kepada para suporter Garuda yang hadir langsung di GBK agar tetap menjaga norma dan aturan yang berlaku.
Baca Juga: Indonesia Open 2025: Adnan/Indah Beri Kejutan, Pulangkan Unggulan Pertama
Indonesia memang masih dalam pantauan ketat FIFA pasca Tragedi Kanjuruhan. Jadi ada baiknya para suporter menjaga kandang kita dengan perilaku yang bermartabat.
Pada laga kali ini demi mendukung mobilitas para suporter menuju stadion, panitia penyelenggara juga menyediakan 65 unit Garuda Buggy Shuttle yang disebar disegala penjuru area GBK untuk memudahkan suporter.
Ke-65 unit buggy shuttle itu berada di beberapa titik, yaitu di Pintu 7 GBK (25 unit), Plaza Barat (10 unit), VVIP (15 unit), Pintu 5 GBK (5 unit), Pintu 2 GBK (5 unit), dan Aquatic (5 unit).
Baca Juga: Kendarai GR Yaris Rally2 Pembalap TGRI Dominasi 4 SS Kejurnas Sprint Rally Seri 3
Panitia penyelenggara juga menyediakan 4 titik area untuk penitipan barang, yang berada di Gate A, Gate G, Gate E, dan Gate D. Tempat penitipan tersebut akan tersedia di area sekitar Help Desk sebelum titik antrian masuk stadion.