Tim Merah Putih hanya memiliki waktu istirahat selama tiga hari dan harus mengakhiri perjalanan di ronde keempat lebih awal, tepatnya pada 11 Oktober 2025.
Baca Juga: Tergelincir di Kuarter Akhir, Pacers Kehilangan Momen Kemenangan di Gim 4 Final NBA
Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi skuad asuhan Patrick Kluivert.
Selain berstatus sebagai satu-satunya tim dari luar 100 besar peringkat FIFA di ronde ini, Indonesia juga harus menghadapi kondisi fisik yang lebih berat dibandingkan lawan-lawannya yang memiliki waktu pemulihan lebih lama.
Tim dari pot kedua pun mendapat perlakuan berbeda.
Baca Juga: Chelsea Rilis Jersey Tandang 2025-2026, Terinspirasi Seni dan Sejarah
Mereka baru akan memulai pertandingan pada 11 Oktober 2025 dan menutup babak ini pada 14 Oktober dengan menghadapi tuan rumah.
Sementara itu, Indonesia yang berada di pot ketiga tidak hanya menghadapi tekanan dari jadwal padat, tetapi juga potensi melawan tim-tim unggulan di awal kompetisi.
Kondisi ini membuat langkah Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 semakin berat.
Baca Juga: Timnas U-23 Thailand Kalah dari UEA, Persiapan Jelang ASEAN Cup U-23 2025 di Indonesia Ternodai
Tantangan dari segi teknis dan non-teknis harus diantisipasi dengan persiapan matang agar mimpi tampil di pentas dunia tetap terbuka.