Kondisi ini menimbulkan pertanyaan, terlebih waktu menuju pertandingan perdana tinggal empat hari lagi.
Baca Juga: Potensi Grup Neraka Timnas Indonesia di Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026
Pelatih kepala Gerald Vanenburg pun memberikan respons atas hal tersebut.
Menurutnya, tidak adanya uji coba bukanlah kekurangan, melainkan justru bisa menjadi keuntungan tersendiri.
Ia menilai kondisi fisik dan kesiapan mental para pemain sudah berada di level yang memuaskan.
Baca Juga: Arsenal Resmi Boyong Christian Norgaard, Mikel Arteta: Dia Gelandang yang Kuat, Taktis dan Fleksibel
"Sejujurnya, saya pikir itu bagus," ujar Vanenburg, dikutip dari Kompas.com.
"Saya pikir kami tidak butuh itu. Karena saya pikir para pemain dalam kondisi yang baik," lanjut pelatih asal Belanda tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa menjaga kebugaran para pemain lebih penting menjelang turnamen besar seperti ini.
Baca Juga: Mohammed Kudus Dipinang Tottenham Hotspur, Siap Debut Melawan Tim Promosi Burnley
Dengan tidak memainkan uji coba, risiko cedera bisa diminimalkan, dan fokus tim tetap terjaga.
Sejauh ini, skuad Garuda Muda diketahui telah menjalani sesi latihan intensif dan pemusatan latihan.
Beberapa pemain senior seperti Muhammad Ferarri dan Hokky Caraka tetap menjadi tulang punggung, diimbangi oleh kehadiran wajah-wajah baru yang dipilih berdasarkan performa terakhir mereka di kompetisi lokal.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik PSG dan Chelsea FC Jelang Final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
Indonesia dijadwalkan membuka laga perdana ASEAN Cup U-23 2025 melawan Brunei Darussalam pada 15 Juli di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.