Situasi ini menuntut perhatian serius dari pelatih kepala Patrick Kluivert.
Baca Juga: Mengapa Modric dan Gimenez Tidak Masuk Skuat Tur Pramusim Milan
Strategi penyesuaian, rotasi pemain, hingga skema pemulihan kondisi fisik akan menjadi kunci untuk menjaga peluang lolos ke putaran final.
Dalam jadwal padat seperti ini, kekompakan tim dan pemahaman taktik menjadi aspek vital.
Timnas Indonesia hanya memiliki dua skenario besar yang bisa terjadi dengan jadwal saat ini.
Baca Juga: Resmi Kantongi SK dari KONI Pusat, Mat Sanusi Ungkap Target KONI Jambi
Pertama, Thom Haye dan kawan-kawan bisa mencatatkan sejarah dengan memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 secara cepat, yakni jika berhasil meraih kemenangan atas Arab Saudi dan Irak di dua laga awal.
Jika itu tercapai, pertandingan terakhir di grup menjadi tidak berarti lagi bagi tim Merah Putih.
Namun, skenario sebaliknya juga sangat mungkin terjadi.
Baca Juga: Terungkap Sains di Balik Teknik Terbaik Untuk Renang
Jika gagal mendapatkan hasil maksimal, Indonesia bisa menjadi tim pertama yang tersingkir dari persaingan grup.
Hal ini menunjukkan bahwa dua laga awal akan sangat menentukan nasib skuad Garuda.
Meski demikian, Indonesia masih memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk mematangkan persiapan.
Baca Juga: Jay Idzes Main Babak Kedua, Venezia Bungkam Real Vicenza 8-0
Rencana laga uji coba melawan Lebanon dan Kuwait pada September 2025 diharapkan bisa membantu tim membangun chemistry, menguji formasi, dan menyusun strategi terbaik menghadapi lawan-lawan kuat di babak berikutnya.