SportlinkNews - Timnas putri U-20 Indonesia membutuhkan kemenangan besar saat menghadapi Turkmenistan U-20 pada Kualifikasi Piala Asia Wanita U20 2026, Minggu, 10 Agustus 2025 malam di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, pukul 19.30 WIB.
Duel ini menjadi kesempatan terakhir bagi Garuda Pertiwi Muda untuk meraih tiket putaran final Piala Asia Wanita U20 2026.
Tim tidak hanya membutuhkan kemenangan, tetapi juga selisih gol besar agar dapat bersaing sebagai salah satu runner-up terbaik dan melaju ke babak berikutnya.
Baca Juga: Cetak Gol ke Gawang Madura United Jadi Debut Mulus Kodai Tanaka Bersama Persis Solo
Setelah dua pertandingan, Indonesia berada di posisi ketiga Grup D dengan 2 poin hasil dua kali imbang, 0-0 melawan India dan 2-2 kontra tuan rumah Myanmar.
Sementara India dan Myanmar sama-sama memimpin dengan 4 poin, Turkmenistan belum mengemas poin dari dua laga.
Skenario paling ideal bagi Indonesia adalah menang besar, setidaknya 8-0, jika partai India kontra Myanmar berakhir imbang.
Baca Juga: Kalah Tipis dari Puerto Riko, Asa Timnas Voli Putri U-21 Indonesia Menuju 16 Besar Kian Terjal
Kondisi itu akan membuat tiga tim (Indonesia, India, Myanmar) sama-sama mengoleksi 5 poin, sehingga selisih gol menjadi penentu posisi juara grup.
Jika India atau Myanmar menang, peluang Indonesia tetap terbuka untuk lolos sebagai salah satu dari tiga runner-up terbaik. Namun, persaingan di klasemen mini antargrup sangat ketat, sehingga selisih gol besar tetap krusial.
Secara peringkat dan pengalaman, Indonesia diunggulkan atas Turkmenistan. Namun, justru tekanan lebih besar berada di pihak tim asuhan pelatih Akira Higashiyama yang harus mengejar margin gol tinggi.
Baca Juga: Pep Guardiola Puas dengan Penampilan Tijjani Reijnders, Cetak Brace Saat Melumat Palermo
Gol cepat menjadi kunci untuk menurunkan mental lawan dan menjaga motivasi tim. Skuat Garuda Pertiwi Muda ini harus bisa mengontrol tempo di lapangan tengah agar serangan terus mengalir, mengingat selisih gol menjadi syarat mutlak.
Meski menghadapi tantangan berat, semangat Alleana Ayu Arumy dan kawan-kawan tetap tinggi. Kebangkitan mereka dari ketertinggalan 0-2 hingga memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Myanmar menjadi bukti daya juang tim.