"Sementara dokter tidak menyarankan Jezlyn untuk menjalani operasi. Ia hanya diminta untuk menjalani terapi sekitar enam bulan," katanya.
Cedera Jezlyin ini, menurut Timo sempat membuat psikologi pasukannya menjadi tertekan. Semua pemain pada menangis saat tahu Jezlyn harus absen bermain.
"Makanya saat kemarin menang lawan Malaysia, anak-anak membawa jersey Jezlyn untuk memberikan motivasi untuk dia sembuh," tambahnya.
Baca Juga: Bawa Pengalaman Internasional, Alexander Zwiers Ditunjuk Jadi Direktur Teknik PSSI
Timnas Putri Indonesia U-16 mencatatkan prestasi gemilang pada penampilan perdananya di kejuaraan ini dengan berhasil menembus babak 16 besar, untuk pertama kalinya setelah empat edisi sebelumnya selalu gagal melewati fase grup.
Pada babak semifinal, Jazlyn Kayla Firyal dan kawan-kawan akan menghadapi salah satu tim unggulan turnamen, yakni Australia.
Mengingat lawan memiliki keunggulan fisik, pelatih Timo mengingatkan para pemainnya untuk bermain cepat dengan pola umpan satu-dua.
"Kalau kita main dribble kalah kita, mereka lebih unggul secara fisik. Kemampuan mereka juga rata-rata, jadi kita harus cepat melepaskan bola dari kaki ke kaki," imbuhnya.
Baca Juga: Napoli Terus Kejar Rasmus Hojlund dengan Tawarkan Kenaikan Gaji
Pertandingan semifinal ini akan berlangsung pada Rabu, 27 Agustus 2025, pukul 19.30 WIB di Stadion Manahan, Solo.
Keberhasilan Timnas Putri U16 ini mendapatkan banyak atensi, tetapi Timo mengingatkan berkali-kali kepada pemain, untuk mencoba mengontrol ekspektasinya yang diperoleh dari berbagai pujian kepada para pemainnya.
"Pemain yang baik itu tidak hanya dilihat dari skill-nya saja, tetapi attitude nomor satu. Tetap rendah hati, tetap mau kerja keras buat maju selangkah demi selangkah, jangan terlena dengan pujian," ucap Timo tegas mengingatkan.