SportlinkNews - Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, memberikan pesan tegas kepada para pemain Garuda menyusul keputusan Mees Hilgers yang batal memperkuat skuad pada FIFA Matchday September 2025.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni dua laga persahabatan menghadapi Taiwan (5 September) dan Lebanon (8 September) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Uji coba ini menjadi bagian dari persiapan menuju putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana skuad asuhan Patrick Kluivert akan tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak.
Baca Juga: Daniel Levy Mundur Usai Pimpin Transformasi Tottenham Hotspur Selama 25 Tahun
Patrick Kluivert memanggil 27 pemain terbaik, termasuk tiga nama keturunan baru yakni Miliano Jonathans, Adrian Wibowo, dan Mauro Zijlstra.
Namun, perhatian publik tertuju pada absennya bek Mees Hilgers yang memilih fokus pada proses kepindahannya ke klub baru.
Pemain FC Twente itu menyampaikan izin untuk tidak bergabung ke Surabaya.
Baca Juga: Tantangan Baru Joao Pedro di Chelsea dan Timnas Brasil
Keputusan Hilgers inilah yang menuai sorotan Simon Tahamata.
Mantan pemain Ajax Amsterdam tersebut menilai panggilan membela Merah Putih bukanlah sesuatu yang bisa disikapi setengah hati.
“Timnas Indonesia punya hak untuk memanggil pemain."
Baca Juga: Usai FIFA Matchday Alejandro Garnacho Bakal Hadapi Brentford, Ini Nomor Punggung yang Dipakainya
"Mereka harus membela tim. Jadi, mereka harus memberikan izin untuk bergabung."
"Namun, itu semua kembali pada pilihan pribadi pemain,” ujar Simon kepada wartawan di Bekasi.