Indonesia sendiri sempat memiliki peluang lewat Hokky Caraka, tetapi tembakannya kurang sempurna sehingga tak membuahkan hasil.
Baca Juga: Patrick Kluivert Rotasi 29 Pemain Timnas Indonesia, Hanya 4 yang Tak Turun di FIFA Matchday
Menjelang akhir babak pertama, sundulan Rahmat Arjuna memanfaatkan umpan Arkhan Fikri juga belum mampu menggetarkan gawang Korea Selatan.
Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Vanenburg langsung melakukan perubahan dengan memasukkan Jens Raven, Robi Darwis, dan Kakang Rudianto untuk menambah daya serang.
Baca Juga: Patrick Kluivert Berpeluang Bertemu Pelatih Klub Super League, Ini Kata Alexander Zwiers
Skema lemparan jauh Robi Darwis sempat diandalkan, namun Korea Selatan tetap berhasil mengontrol tempo permainan.
Kiper Cahya Supriadi kembali menjadi sorotan berkat sejumlah penyelamatan gemilang.
Ia menggagalkan peluang Park Hyunbin lewat sepakan jarak jauh pada menit ke-62, lalu menepis tendangan Kang Seongjin pada menit ke-74 dan ke-80.
Baca Juga: Tiga Fakta Mengejutkan yang Bikin Grand Prix F1 Italia Jadi Terasa Istimewa
Meski terus menekan di sisa waktu, Garuda Muda tidak mampu menyamakan kedudukan.
Pertandingan berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Korea Selatan.
Dengan hasil ini, Korea Selatan keluar sebagai juara Grup J dengan poin sempurna dan memastikan tiket otomatis ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Baca Juga: La Bestia Bangkit, Enea Bastianini Bawa KTM Naik Podium Catalunya
Sementara itu, Timnas U-23 Indonesia harus puas finis di posisi runner-up grup dan gagal melanjutkan perjalanan mereka.