Erick Thohir sudah meminta maaf tak bisa mewujudkan mimpi ke Piala Dunia. Tentu tak mudah seorang pemimpi berucap kata maaf. Meski permohonannya beum tentu diterima pecinta sepak bola.
Mereka patut dikritisi. Termasuk kebijakan pelatih meracik strategi. Tapi, menuding mereka di balik kegagalan, sama juga kita bercermin. Wajah kita juga yang tampak. Kenapa kita selalu ingin instan untuk mencapai impian.
Kita tak perlu mencari kambing hitam kegagalan. Tidak perlu menghakimi. Pun mencaci maki dan saling menyalahkan.
Baca Juga: Pentingnya Fisioterapi untuk Atlet, Sebuah Bidang Ilmu Olahraga
Filsuf Tiongkok Kuno Confusius menekankan pentingnya proses dan kerja keras dalam mencapai keberhasilan. Tanpa proses sesuatu yang tak mungkin..
Aku pulang...tanpa dendam
Kuterima kekalahanku
Aku pulang...tanpa dendam
Kusalutkan kemenanganmu..
Reff dari lagi yang dilantunkan vokalis Duta Sheila on 7 mungkin bisa menyadarkan kita sebagai pecinta sepak bola Indonesia. Bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Teruslah berproses untuk mencapainya.
Terima kasih Timnas Indonesia!
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)