timnas

Saatnya Kita Dukung Timnas U17

Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:33 WIB
Gelandang Timnas U17 Indonesia, Nazriel Alfaro Syahdan berusaha melewati penjagaan pemain Korea Utara di perempat final Piala Asia U17 2025, di Jeddah, 14 April 2025.

Kedua, tim nasional maupun klub Indonesia dilarang mengikuti kompetisi yang diselenggarakan FIFA dan AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia). 

Ketiga, setiap anggota dan ofisial PSSI tak bisa mengikuti program pengembangan, kursus, atau latihan dari FIFA dan AFC selama sanksi belum dicabut. 

Sekali lagi, patut dapat diduga telah terjadi 'permainan' dalam menjatuhkan hukuman itu. Seperti kita ketahui, Presiden FIFA Geovanni Innfantino sudah bertemu dengan Presiden Indonesia, Joko Widodo lebih dari sekali.

Baca Juga: Timnas Indonesia Unjuk Kekuatan, Ciptakan Kejutan Besar Jelang Pertarungan Sengit Melawan Brasil di Piala Dunia

Sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh para pendahulunya. Bahkan FIFA yang anggotanya lebih banyak dari PBB, 211 berbanding 193, terkesan sebagai organisasi paling angkuh.

Jadi, ketika Indonesia tidak dijatuhi hukuman, sebagai wartawan sepak bola senior, saya justru mencium ada aroma lain. Apalagi ketika 23 Juni 2023 Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah, maka naluri saya sebagai wartawan sepakbola menjadi semakin jelas.

Namun di satu sisi saya bersyukur tidak ada lagi sanksi pencabutan keanggotaan. Dan terpenting, saya bersyukur anak-anak kita bisa berlaga di Piala Dunia mengikuti jejak para pendahulunya yang tampil di outaran final Piala Dunis Junior, 1979 di Tokyo. Meski keduanya tampil karena politik, saya tetap bersyukur.

Baca Juga: Lengkap! Line up Pembalap MotoGP 2026 Telah Terisi, Juara Dunia WorldSBK akan Jalani Debut

Lebih bersyukur lagi, tim nas U17 kita yang akan tampil di Qatar nanti, lolos lewat drama kualifikasi. Bahkan salah satu negara yang mereka tumbangkan ada Korea Selatan.

Hal tersebut membuat Shin Tae Yong yang saat itu menjadi arsitek timnas kita, terlihat agak rikuh.

Sebagai pelatih profesional yang berkelas dunia, STY memang tak perlu merisaukan itu. Tapi, STY yang satu ini sudah menjadi 'orang Jawa' yang perasaan rikuhnya tergambar jelas.

Inilah perjalanan tim yang kini ditangani oleh Nova Arianto, asisten STY saat itu dan putra mantan pelatih nadional Sartono Anwar asal Semarang:

Baca Juga: Empat Tokoh Basket Nasional Dianugerahi Penghargaan Lifetime Achievement oleh DPP Perbasi

• Timnas Indonesia U-17 Vs Kuwait 1-0
• Mariana Utara Vs Timnas Indonesia U-17 0-10
• Timnas Indonesia U-17 Vs Australia 0-0
• Korea Selatan Vs Timnas Indonesia 0-1
• Timnas Indonesia U-17 Vs Yaman 4-1
• Afganistan Vs Timnas Indonesia U-17 0-2
• Main: 5
• Menang: 4
• Seri: 1
• Kalah: 0
• Gol: 16
• Kebobolan: 1
• Clean sheet: 4

Semoga anak-anak kita bisa memperlihatkan warisan yang diberikan STY...

Halaman:

Tags

Terkini