SportlinkNews - Pengamat sepak bola nasional, Diego Basro, menilai bahwa perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025 patut disambut dengan optimisme.
Weskipun hasil uji coba yang dijalani sebelum turnamen belum sepenuhnya memuaskan.
Tim asuhan Nova Arianto memang mencatat hasil yang cukup positif dari tiga laga uji coba terakhir. Garuda Muda kalah tipis 1-2 dari Paraguay, lalu bermain imbang melawan Pantai Gading dan Panama.
Baca Juga: Lawatan Real Madrid ke Anfield, Trent Alexander-Arnold Disambut Cemoohan Fans Liverpool
Menurut Diego, performa tersebut menunjukkan bahwa tim muda Indonesia mampu bersaing dengan lawan-lawan yang memiliki tradisi kuat di level usia muda.
"Walau kalah melawan Paraguay, mereka bisa cukup seimbang menghadapi tim Amerika Selatan itu. Hasil imbang melawan Pantai Gading dan Panama juga menjadi gambaran seperti apa nanti pertandingan melawan Zambia dan Honduras," ujar Diego, Senin, 3 November 2025.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang mencari kemenangan, melainkan tolok ukur perkembangan pembinaan usia muda di Indonesia.
Baca Juga: Calvin Verdonk Dapat Nilai Tinggi Usai Bantu Lille Kalahkan Angers
"Kita perlu melihat sejauh mana pembinaan pemain muda kita berkembang. Seperti di Spanyol, filosofi permainan mereka tampak dari level usia dini hingga tim senior," kata Diego.
"Ini juga yang perlu kita lihat dari Timnas U-17 kita, seperti apa warna permainan sepak bola Indonesia ditampilkan di level ini," tambahnya.
Diego juga mengingatkan publik agar tidak menaruh ekspektasi berlebihan terhadap hasil. Menurutnya, target utama bukanlah trofi, melainkan perkembangan pemain muda agar bisa terus naik level ke timnas senior.
Baca Juga: Sepatu Emas Eropa: Siapa Perwakilan Serie A Teratas setelah Pekan ke-10?
"Yang utama bukan kemenangan, tapi perkembangan pemain. Bagaimana mereka bisa naik jenjang hingga membela timnas senior nantinya," tegasnya.
Sementara itu, jelang laga perdana kontra Zambia U-17, Selasa, 4 November 2025, hasil positif menjadi krusial untuk membuka peluang lolos fase grup.
Dalam format turnamen yang memungkinkan 16 tim peringkat ketiga terbaik melaju ke babak knockout, satu poin bisa sangat berarti.
Baca Juga: Ole Romeny Terpinggirkan di Oxford United, Ikuti Jejak Marselino Ferdinan?
Secara historis, Indonesia memang kerap kesulitan menghadapi tim-tim Afrika. Dari tiga pertemuan terakhir, Indonesia belum pernah menang, imbang 0-0 lawan Pantai Gading, kalah 1-2 dari Mali, dan tumbang 1-3 dari Senegal di Piala Dunia U-17 2023.
Karenanya, hasil imbang melawan Zambia bisa menjadi awal realistis sekaligus modal penting sebelum menghadapi Brasil dan Honduras.
Menghadapi laga krusial, Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto diprediksi akan menurunkan formasi terbaik.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Gemparkan Sepak Bola: Tersangkanya Pemain Naturalisasi Malaysia
Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia U-17 vs Zambia U-17:
Dafa Al Gasemi (GK); Putu Panji, Matthew Baker, Evandra Florasta, Nazriel Alfaro; Jacob, Fadly Alberto Hengga, Fabio Azkairawan; Muhammad Zahaby Gholy, Mierja Firjatullah.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)