SportlinkNews - Dua pemain diaspora keturunan Belanda, Nicholas Indra Mjosund dan Noha Pohan diproyeksikan Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2026.
Mereka sebelumnya masuk dalam proyeksi pemain U-17 yang ikut pemusatan latihan di Bali beberapa waktu lalu untuk persiapan Piala Dunia U-17 2025, November ini.
Tapi kemudian, nama mereka ternyata tidak masuk dalam daftar 21 nama pemain Garuda Muda yang akan tampil di Qatar 3-27 November ini.
Baca Juga: Cedera Pinggang Paksa Anthony Ginting Absen di Korea Masters 2025
Nova pun membeberkan alasannya. Menurutnya ada beberapa pertimbangan yang membuat dua pemain muda tersebut belum bisa bergabung di Timnas Indonesia U-17.
"Nicholas dan Noha, dipanggil di TC Bali, karena kami mencoba mengakomodir semua pemain yang punya darah Indonesia untuk berkesempatan trial di Timnas. Tapi karena Nicholas ada kendala di masalah sekolah, itu saya memahami karena aturan sekolah di luar berbeda," katanya dalam sesi wawancara online akhir pekan lalu.
Lalu melihat dari jadwal, menurut Nova, Nicholas baru bisa bergabung minimal tiga sebelum pertandingan pertama melawan Zambia pada Selasa, 4 November 2025.
Baca Juga: Jelang Lawan Selangor FC, Persib Bandung Fokus Pulihkan Kondisi di Bali
Mengingat Nicholas bermain di lini dalam, Nova pun berkirim dia pasti akan kurang adaptasinya sehingga sangat berisiko untuk lini pertahanan timnas.
Menurut Nova, berbeda kasusnya jika Nicholas posisinya seperti Mike Rajasa yang berposisi sebagai kiper.
Mike dinilai lebih mudah beradaptasi di lini belakang, sedangkan posisi Nicholas membutuhkan pemahaman taktik yang matang dan waktu adaptasi yang cukup.
Baca Juga: POPNAS 2025: Manager Meeting Mentok, Cabor Tinju Dibatalkan Sepihak
"Nicholas main di dalam. Dengan terbatasnya waktu, saya pikir chemistry-nya ini nanti kurang baik di lini belakang, takutnya jadi masalah karena kurang adaptasi," imbuh mantan bek Timnas Indonesia tersebut.
Faktor kedua yang jadi pertimbangan adalah masalah usia. Baik Nicholas maupun Noha sama-sama kelahiran 2010.
"Jadi usia mereka masih 15 tahun. Mereka masih terlalu muda untuk tampil di ajang sebesar Piala Dunia U-17," imbuhnya.
Baca Juga: PSSI Fokus Total untuk SEA Games; Bantah Keras Rumor Pelatih STY dan Ajak Semua Pihak Move On
Keduanya, menurut Nova, tetap masuk dalam proyeksi Timnas Indonesia U-17, tapi mereka akan dipersiapkan untuk tampil di Piala Asia U-17, Mei tahun depan, di Malaysia.
"Kami siapkan Noha dan Nicholas untuk Piala Asia pada Mei 2026. Harapannya, mereka bisa membantu Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17 selanjutnya," pungkasnya.
Artikel Terkait
Pemain Diaspora Timnas U-17 Indonesia Masih Terkendala Paspor, Nova Arianto Tetap Optimistis Sambut Piala Dunia
Nova Arianto Ungkap Alasan Pemain Diaspora Belum Hadir di TC Timnas U-17 Indonesia
Nova Arianto Seleksi Ketat Pemain Diaspora di TC Timnas U-17 Indonesia
DPR Setujui Naturalisasi 5 Pemain Diaspora, Erick Thohir Apresiasi Dukungan Penuh
Resmi, Mauro Zijlstra dan Tiga Pemain Putri Diaspora Ucap Sumpah WNI