SportlinkNews - Timnas U-17 Indonesia berada dalam situasi hidup dan mati dan hanya keajaiban yang dapat membantu Garuda Muda lolos ke babak sistem gugur Piala Dunia U-17.
Timnas U-17 Indonesia baru saja mengalahkan Honduras 2-1 di babak akhir Grup H, Putaran Final Piala Dunia U-17.
Ini merupakan tonggak bersejarah bagi timnas U-17 Indonesia karena menjadi perwakilan sepak bola Asia Tenggara pertama yang memenangkan pertandingan di Piala Dunia U-17.
Baca Juga: BTN Awasi Ketat Persiapan Timnas U-22, PSSI Target Pertahankan Emas SEA Games 2025
Namun, kemenangan itu tidak menjamin timnas U-17 Indonesia akan mendapatkan tiket ke babak gugur (untuk 32 tim). Tapi justru membantu Garuda Muda mempertahankan harapan yang rapuh.
Secara teori, timnas U-17 Indonesia masih memiliki peluang untuk lolos, tetapi kenyataannya sangat kecil.
Berdasarkan format turnamen, 8 tim peringkat ketiga terbaik akan lolos ke babak penyisihan grup, sementara Indonesia hanya berada di peringkat ke-9 dengan 3 poin dan selisih gol -5.
Peluang Timnas U-17 Indonesia untuk lolos sepenuhnya bergantung pada hasil 3 pertandingan tersisa di grup lain. Hanya jika 3 pertandingan ini memiliki skenario "gila", timnas U-17 Indonesia dapat lolos.
Baca Juga: Nova Arianto Berpotensi Naik Level, PSSI Buka Peluang Tangani Timnas U-20?
Skenario pertama adalah Paraguay U-17 akan kalah dari Irlandia dengan selisih minimal 6 gol di laga pamungkas Grup J. Paraguay saat ini memiliki 3 poin dan selisih gol 0.
Jika bukan Paraguay, maka harapan kedua datang dari Arab Saudi U-17. Tim Asia Barat harus kalah dengan selisih enam gol atau lebih saat menghadapi Mali di babak final Grup L.
Selain itu, Uganda U-17 tidak boleh mengalahkan Prancis, sementara Chile U-17 juga tidak boleh mengalahkan Kanada di Grup K.
Baca Juga: Nicolo Bulega Jadi Kunci Bagi Pengembangan Motor Baru Ducati 2027
Kombinasi hasil ini dapat membantu Indonesia masuk ke dalam 8 tim peringkat ketiga dengan rekor terbaik.