SportlinkNews - Persiapan Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025 di Thailand terus berjalan dengan lancar.
Kepala Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengatakan timnas telah menjalani pemusatan latihan (TC) jauh-jauh hari dan menunjukkan progres yang sangat baik hingga saat ini.
Keberangkatan tim dijadwalkan pada Jumat, 28 November 2025, dengan kloter pertama untuk para pemain pukul 08.00 WIB, sementara official berangkat agak sore karena keterbatasan kapasitas pesawat.
Baca Juga: Bojan Hodak dan Marc Klok Wanti-wanti kepada Bobotoh di Laga Persib vs Lion City Sailors
Tim akan langsung menuju Chiang Mai, lokasi yang telah dipersiapkan untuk akomodasi dan fasilitas latihan.
"Tim AJU juga telah diberangkatkan lebih dulu untuk menyiapkan segala keperluan. Mulai dari hotel hingga fasilitas latihan," kata Sumardji saat meninjau latihan Timnas U-22 di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Rabu, 26 November 2025.
Dari 23 pemain yang akan didaftarkan, empat di antaranya merupakan pemain abroad, yakni Marselino Ferdinan, Dion Eddy Markx, Mauro Zijlstra dan Ivar Jenner.
Baca Juga: Tragedi Kematian Maradona dengan Tubuh Buncit Ditemukan di Rumah Horor
Empat pemain ini hampir dipastikan akan bergabung, dengan target semuanya sudah berkumpul di Thailand pada 30 November 2025. Jika ada perubahan, kemungkinan maksimal pada 1 Desember.
Satu pemain masih menunggu izin dari klubnya, namun Timnas berharap ia bisa segera bergabung ke Thailand nanti.
Sumardji juga menyampaikan bahwa pihaknya memantau kondisi lokasi, termasuk potensi banjir di Thailand.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Memilih Tempat Sakral untuk Pernikahannya dengan Georgina Rodriguez
“Hari ini kami menugaskan tim AJU untuk mengecek lapangan latihan dan fasilitas di sana. Update akan kami terima malam ini atau besok pagi,” ujarnya.
Dengan kesiapan yang matang ini, Timnas U-22 diharapkan dapat mengikuti SEA Games 2025 dengan kondisi optimal dan fokus penuh pada pertandingan.
Terkait laporan banjir di Thailand, BTN memastikan telah berkomunikasi dengan panitia lokal.
Tim AJU yang sudah diberangkatkan ditugaskan untuk memantau langsung kondisi lapangan dan fasilitas, guna memastikan kenyamanan dan keselamatan skuad Garuda Muda.
Baca Juga: Tundukkan Barcelona, Enzo Maresca Mengakui Chelsea Memainkan Game Plan yang Sempurna
"Begitu tiba, mereka akan segera memberikan update. Semua langkah antisipasi telah kami siapkan," ujarnya.
Energi tambahan
Pada saat latihan terakhir di Madya tadi sore, terlihat ada spanduk yang dibentangkan di tribun penonton, bertuliskan "Back to Back", sebagai simbol harapan dari para suporter agar skuat Garuda Muda bisa mempertahankan medali emas .
Sumardji mengapresiasi kehadiran kelompok suporter yang pada sesi latihan ini karena dinilai memberikan energi tambahan bagi para pemain.
"Anak-anak sangat antusias melihat dukungan itu. Mereka berjanji akan berjuang sampai titik darah penghabisan," katanya.