timnas

PSSI Matangkan Peran Pelatih Baru Timnas, Fokus Regenerasi dan Pembinaan

Selasa, 23 Desember 2025 | 22:33 WIB
John Herdman dikonfirmasi telah disetujui Komite Eksekutif PSSI sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. PSSI akan mengumumkan secara resmi sebelum Natal 2025. (BBC)

SportlinkNews - PSSI mulai mematangkan peran dan tanggung jawab pelatih baru Timnas Indonesia yang dalam waktu dekat akan diumumkan secara resmi. 

Selain membesut tim senior, pelatih anyar tersebut juga direncanakan memegang kendali penuh Timnas Indonesia U-23 sebagai bagian dari strategi jangka panjang federasi.

Sinyal tersebut disampaikan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji.

Baca Juga: Barcelona Gelar Pemilihan Pemain Terbaik dalam 25 Tahun Terakhir, Libatkan Penggemar dari Seluruh Dunia

Ia mengungkapkan bahwa hasil pembahasan internal Exco mengarah pada keputusan satu komando kepelatihan antara tim senior dan kelompok usia U-23.

Menurut Sumardji, skema ini dipilih agar kesinambungan pembinaan berjalan lebih terarah, sekaligus mempermudah proses transisi pemain muda ke level timnas senior.

Dengan demikian, filosofi permainan, pola latihan, hingga pemetaan pemain bisa dilakukan secara menyeluruh dan konsisten.

Baca Juga: Target Asian Games 2026, PBVSI Datangkan Pelatih Brasil untuk Timnas Voli Putra

"Dari hasil diskusi Exco, pelatih baru nanti tidak hanya menangani timnas senior, tetapi juga U-23. Ini bagian dari rencana besar untuk menyatukan pembinaan," ujarnya di Jakarta, Selasa, 23 Desember 2025. 

Dalam perkembangannya, nama John Herdman disebut telah 100 persen disetujui oleh para Exco PSSI untuk menempati kursi pelatih kepala Timnas Indonesia.

Internal PSSI pun sudah membenarkannya dan ini tinggal menunggu proses administrasi menandatanganan kontrak selesai, baru Herdman akan diperkenalkan. 

Baca Juga: Dari Papua Pegunungan ke SEA Games, Mikhayla Shanum Tandai Regenerasi Skateboard Indonesia

Selain tugas ganda menangani tim senior dan U-23, pelatih baru Timnas Indonesia juga dibebani target besar jangka panjang, termasuk membawa Merah Putih lolos ke Piala Dunia 2030.

Namun, sembari menuju ke sana, pelatih baru dinilai harus fokus pada tahapan-tahapan penting yang lebih dekat.

Salah satu yang berkomentar adalah mantan Kapten Timnas Indonesia yang kini membela Persija Jakarta, Jordi Amat.

Baca Juga: Kemenpora Segera Evaluasi Total Cabor SEA Games 2025, Skema Reward dan Sanksi Disiapkan

Menurutnya perjalanan menuju Piala Dunia masih cukup panjang, Timnas harus fokus ke agenda krusial terdekat terlebih dahulu. 

"Piala Dunia 2030 masih terasa jauh. Meski menjadi target besar, fokus saat ini lebih baik adalah pembinaan untuk menghadapi agenda terdekat seperti Piala AFF 2026 dan Piala Asia 2027," imbuhnya.

Alih-alih terpaku pada target jangka panjang, Jordi menekankan pentingnya regenerasi sebagai tugas utama pelatih baru. Ia berharap pelatih anyar mampu menyiapkan generasi penerus yang kelak menjadi tulang punggung tim nasional.

Baca Juga: Cedera Parah Alexander Isak, Liverpool Harus Bayar Mahal Setiap Gol Sang Striker

"Kami butuh pelatih yang dipercaya semua orang dan bisa mempersiapkan generasi berikutnya dengan baik. Banyak pemain muda yang siap bermain dan harus diberi ruang," katanya.

Tags

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB