timnas

John Herdman Resmi Datang, Asisten Lokal dan Pelatih Timnas U-17 Belum Ditentukan

Sabtu, 3 Januari 2026 | 20:04 WIB
Timnas Indonesia U-17 memberikan tribut kepada para suporter Indonesia selepas pertandingan Piala Dunia U-17 di Aspire Zone, Doha, 7 November 2025. (PSSI)

SportlinkNews - Penunjukan John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia menandai dimulainya era baru di tubuh skuad Garuda. 

Meski demikian, PSSI hingga kini belum membuka secara rinci susunan staf kepelatihan yang akan bekerja mendampingi juru taktik asal Inggris tersebut, khususnya dari unsur pelatih lokal.

Dalam pengumuman resmi yang dirilis melalui laman PSSI dan Kitagaruda.id, federasi hanya menegaskan Herdman sebagai nahkoda timnas senior tanpa menyertakan informasi tambahan mengenai asisten pelatih.

Baca Juga: Persib Jadi Target Utama, Bojan Hodak Waspadai Dua Laga Krusial

Padahal, sejak awal PSSI telah menekankan pentingnya keterlibatan pelatih lokal dalam struktur kepelatihan tim nasional.

Langkah ini disebut sebagai bentuk evaluasi dari pengalaman sebelumnya, terutama pada periode Patrick Kluivert, ketika timnas senior sepenuhnya ditangani staf asing tanpa adanya perwakilan pelatih lokal.

Situasi tersebut dinilai menghambat proses alih pengetahuan serta regenerasi pelatih nasional.

Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Lepas Satu Pemain

PSSI tampaknya ingin kembali meniru model sukses yang pernah diterapkan pada era Shin Tae-yong.

Saat itu, Nova Arianto menjadi figur lokal yang konsisten mendampingi pelatih asal Korea Selatan tersebut selama lima tahun, dari timnas senior hingga kelompok usia. 

Keberadaan Nova terbukti memberi dampak signifikan, termasuk saat ia dipercaya menangani Timnas U-17 Indonesia dan mencatat sejarah dengan kemenangan perdana di Piala Dunia U-17 2025.

Baca Juga: Hasil Super League: Brace Joel Vinicius ke Gawang PSM Bawa Borneo FC Puncaki Klasemen

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, sebelumnya menegaskan bahwa keterbukaan terhadap pelatih lokal merupakan syarat mutlak bagi pelatih kepala timnas.

Menurutnya, tanpa kolaborasi tersebut, pengembangan pelatih nasional tidak akan berjalan optimal.

"Pelatih yang ditunjuk harus bersedia bekerja bersama asisten dari dalam negeri. Ini penting agar transfer ilmu benar-benar terjadi,” ujar Sumardji.

Baca Juga: Debut Niclas Fullkrug di Serie A Nyaris Buka Peluang Emas Bagi AC Milan

Ia juga mencontohkan perjalanan Nova Arianto yang berkembang melalui pendampingan langsung di level tim nasional.

Di sisi lain, PSSI masih menghadapi pekerjaan rumah lain di sektor pembinaan usia muda. Hingga kini, kursi pelatih Timnas U-17 Indonesia masih kosong sejak Nova Arianto dipromosikan untuk menangani Timnas U-20. 

Kekosongan itu yang kini menjadi sorotan mengingat padatnya agenda Garuda Asia sepanjang 2026. Di mana Timnas U-17 Indonesia dijadwalkan tampil di Piala AFF U-17 2026 yang akan digelar di Indonesia pada 11–23 April mendatang. 

Baca Juga: AC Milan Puncaki Klasemen Serie A, Allegri Belum Mau Bicara Scudetto

Setelah itu, Garuda Asia juga akan berlaga di Piala Asia U-17 2026 pada 7–24 Mei 2026, turnamen krusial yang menjadi jalur menuju Piala Dunia U-17.

Dengan waktu persiapan yang semakin mepet, penunjukan pelatih baru dinilai mendesak.

Jika keputusan baru diambil dalam waktu dekat, pelatih hanya memiliki sekitar tiga hingga empat bulan untuk membentuk tim, sebuah situasi yang jauh dari ideal.

Baca Juga: Hasil Super League: Gasak Persijap, Persija Geser Posisi Persib di Klasemen

PSSI diharapkan segera mengambil langkah konkret agar Timnas U-17 Indonesia dapat melanjutkan tren positif yang telah dibangun. 

Pada edisi sebelumnya, keberhasilan lolos ke perempat final Piala Asia U-17 mengantar Indonesia tampil di Piala Dunia U-17 2025, pencapaian yang kini ingin kembali diulang oleh generasi berikutnya.

Tags

Terkini