SportlinkNews - Sorotan tajam sempat mengiringi pemanggilan Beckham Putra Nugraha ke Timnas Indonesia. Namun di atas lapangan, winger muda itu memilih menjawabnya dengan cara paling tegas, performa dan gol.
Kesempatan yang diberikan John Herdman langsung dimaksimalkan Beckham saat Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026.
Tampil sejak awal, ia menunjukkan ketenangan sekaligus efektivitas yang selama ini diragukan sebagian suporter.
Baca Juga: Jelang GP Amerika, Jorge Martin: Jika Bisa Kompetitif di COTA, Saya Bisa Kompetitif Dimana Saja
Tak perlu waktu lama, Beckham sudah meninggalkan jejaknya di pertandingan. Pergerakan tanpa bola yang cerdas membuatnya lepas dari pengawalan sebelum menuntaskan umpan terobosan menjadi gol pembuka.
Beberapa menit kemudian, ia kembali berada di posisi yang tepat untuk menggandakan keunggulan lewat penyelesaian yang klinis.
Dua gol tersebut bukan hanya membantu Indonesia meraih kemenangan meyakinkan, tetapi juga menjadi momen pembuktian bagi pemain berusia 24 tahun itu.
Baca Juga: BCL Asia-East 2026: Dewa United menandai debutnya dengan kemenangan dramatis atas Hi-Tech
Usai pertandingan, Beckham sendiri mengaku bersyukur bisa mencatatkan gol perdananya di level internasional. Ia menyebut momen ini sebagai awal untuk terus berkembang dan memberi lebih bagi tim nasional.
"Yang terpenting saya bisa membantu tim. Ini jadi motivasi untuk tampil lebih baik lagi ke depan," katanya.
Lebih dari sekadar pencapaian pribadi, Beckham menilai kemenangan besar ini penting untuk membangun kepercayaan diri tim di bawah arahan pelatih baru. Ia menegaskan bahwa tantangan sesungguhnya sudah menanti di depan mata.
Baca Juga: Ada Campur Tangan Pelatih Persik Kediri di Timnas Saint Kitts and Nevis
Indonesia dijadwalkan menghadapi Timnas Bulgaria di partai final. Lawan tersebut datang dengan reputasi kuat setelah mencatat kemenangan besar di laga sebelumnya.
Beckham pun menekankan pentingnya fokus dan persiapan lebih matang. Baginya, performa apik di laga perdana belum cukup jika tidak diikuti konsistensi.
"Kami harus tetap fokus dan siap lebih baik lagi. Lawan berikutnya lebih kuat, jadi kami harus kerja lebih keras," tegasnya. Di laga ini pemain dengan nomor punggung tujuh ini terpilih menjadi Man of the Match.