SportlinkNews - Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, memilih sikap realistis dalam menatap ASEAN Championship 2026 yang akan digelar 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang.
Ia menegaskan skuad Garuda tidak akan langsung dibebani target juara, melainkan diminta fokus menjalani setiap pertandingan secara bertahap.
Menurut Herdman, turnamen dengan format ketat seperti ASEAN Championship menuntut konsistensi tinggi dari setiap tim. Karena itu, ia meminta para pemain tetap menjaga fokus tanpa terganggu ekspektasi jangka panjang.
Baca Juga: Data dan Fakta Penting Duel Arsenal vs PSG di Liga Champions
"Saya selalu mengatakan hal yang sama, yakni fokus satu demi satu pertandingan. Setiap lawan punya tantangan berbeda. Fokus kami adalah menyelesaikan satu laga, lalu beralih ke laga berikutnya," ungkapnya usai latihan di Stadion Madya Senayan, Sabtu, 30 Mei 2026.
Ia menambahkan, pendekatan tersebut menjadi cara paling masuk akal untuk menjaga stabilitas performa sepanjang turnamen yang diprediksi berlangsung sengit.
"Kami tidak bisa langsung bicara juara. Jika kami menyelesaikan tugas di setiap pertandingan dengan baik, maka peluang itu akan datang dengan sendirinya," lanjutnya.
Baca Juga: Statistik Arsenal: Perjalanan Panjang Dua Dekade Menuju Final Liga Champions
Herdman menegaskan bahwa keberhasilan di ASEAN Championship 2026 akan sangat ditentukan oleh konsistensi, disiplin, dan kemampuan tim dalam melewati setiap fase pertandingan, bukan semata-mata oleh target besar sejak awal kompetisi.
ASEAN Hyundai Cup 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli hingga 26 Agustus 2026, dengan diikuti 11 negara peserta.
Satu tiket terakhir masih akan diperebutkan melalui babak play-off antara Brunei Darussalam dan Timor Leste pada 2 dan 6 Juni 2026.
Baca Juga: Cari Pelatih Baru, Shin Tae-yong Masuk Radar Persija?
Turnamen edisi kali ini tetap menggunakan format home and away pada fase grup. Setiap tim akan memainkan empat laga, terdiri dari dua kandang dan dua tandang.
Dua tim teratas di masing-masing grup akan melaju ke semifinal yang juga digelar dua leg, termasuk partai final.
Indonesia sendiri tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang play-off. Dari seluruh lawan, Vietnam diprediksi menjadi tantangan terbesar sebagai juara bertahan sekaligus kekuatan utama Asia Tenggara.
Meski demikian, Herdman menyambut positif tantangan tersebut. Ia menilai laga melawan tim kuat seperti Vietnam justru menjadi bagian penting dalam proses peningkatan kualitas skuad Garuda di level regional.