SportlinkNews - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan pemain muda dalam pemusatan latihan (TC) kali ini.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah gelandang muda Rayhan Hannan yang dinilai menunjukkan progres positif baik di level klub maupun tim nasional.
Herdman mengaku puas dengan intensitas permainan Hannan yang dianggap sejalan dengan filosofi permainan yang tengah dibangun di skuad Garuda.
Baca Juga: Kontrak di Persija Segera Tuntas, Witan Sulaeman Respons Gabung Garudayaksa FC
Ia menilai pemain Persija Jakarta itu memiliki karakter agresif dalam merebut bola serta konsisten menjaga tempo permainan.
"Dia pemain muda yang bagus. Saya senang dengan intensitasnya. Dalam cetak biru taktis kami, intensitas adalah hal penting, dan dia melakukannya secara alami. Dia punya keinginan untuk memenangkan bola," katanya di Stadion Madya GBK, Sabtu, 30 Mei 2026.
Selain itu, pelatih asal Inggris tersebut juga menyoroti perkembangan Hannan dalam beberapa pertandingan terakhir bersama klubnya. Ia menilai sang pemain tidak hanya kuat dalam aspek bertahan, tetapi juga mampu memberi kontribusi di lini serang.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Final Liga Champions Arsenal Vs PSG
"Dalam lima pertandingan terakhir, dia menunjukkan kemampuan kreatif yang sangat baik. Dia bisa mencetak gol, memecah garis pertahanan, dan yang paling penting, dia mau merebut kembali bola ketika kehilangan penguasaan," tambahnya.
Lebih jauh, Herdman juga menjelaskan pendekatan jangka panjang yang dilakukan terhadap sejumlah pemain muda diaspora seperti Alfharezzi Buffon dan Matthew Baker.
Menurutnya, strategi akselerasi karier menjadi salah satu fokus utama untuk mempercepat perkembangan pemain potensial Indonesia.
Baca Juga: Persib Bandung Pastikan Sanksi FIFA Bukan karena Kasus Tunggakan Gaji
Ia mencontohkan bagaimana pengalaman saat menangani pemain muda di Kanada yang berhasil berkembang pesat setelah diberi kesempatan tampil di level internasional sejak usia dini.
"Jika pemain punya kesempatan di level internasional, mereka akan lebih cepat terlihat dan berkembang. Itu yang kami lakukan di sini untuk pemain seperti Buffon dan Matthew Baker," jelasnya.
Calon naturalisasi
Dalam TC kali ini, dua pemain diaspora lainnya, Mitchell Baker dan Luke Vickery, juga turut mengikuti program latihan bersama tim. Keduanya dalam TC kali ini masih dalam tahap pemantauan dan menjalani masa percobaan bersama skuad Garuda.
Baca Juga: Puma Jadi Pemasok Bola Resmi Kompetisi LaLiga 2026/27 Kenalkan Teknologi Nitrofoam
Herdman menyebut keduanya mendapat kesempatan karena sedang berada dalam periode jeda kompetisi, sehingga memungkinkan untuk bergabung lebih awal dalam program tim nasional. Keduanya kini menurutnya sedang dalam proses naturalisasi.
"Mitchell sedang libur kuliah dan Luke mendapat izin dari klub A-League-nya. Ini kesempatan bagus untuk melihat kualitas mereka secara langsung," tukas Herdman.
Meski demikian, Herdman memastikan bahwa kedua pemain tersebut belum bisa tampil pada agenda FIFA Match Day Juni mendatang melawan Oman dan Mozambik. Proses naturalisasi yang masih berjalan menjadi alasan utama.
Baca Juga: Puma Jadi Pemasok Bola Resmi Kompetisi LaLiga 2026/27 Kenalkan Teknologi Nitrofoam
"Tidak di bulan Juni, mereka belum bisa bermain. Kami berharap proses ini bisa berjalan dengan baik dan mendapat dukungan semua pihak," pungkasnya.