Bola Pertama Buruk, Indonesia Kandas di Perempat Final AVC Nations Cup 2025

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Minggu, 22 Juni 2025 | 06:23 WIB
Pemain Indonesia melayangkan smes keras kepada pemain Pakistan di laga grup terakhir AVC Nation Cup 2025, di Bahrain, 21 Juni 2025.
Pemain Indonesia melayangkan smes keras kepada pemain Pakistan di laga grup terakhir AVC Nation Cup 2025, di Bahrain, 21 Juni 2025.

SportlinkNews - Mimpi untuk bisa menembus semifial AVC Nation Cup 2025 harus terkubur, setelah Timnas voli putra Indonesia kandas di tangan Pakistan 1-3 (25-20, 21-25, 20-25, 17-25) pada babak perempat final di Manama, Bahrain, Sabtu, 21 Juni 2025, waktu setempat.  

Performa apik Rivan Nurmulki, Farhan Halim, dan Doni Harjono memimpin skuat Timnas dengan tampil meyakinkan di set pertama. Sayangnya, permainan Indonesia inkosisten. 

Performa Timnas Indonesia ini menurun drastis di tiga set berikutnya.

Baca Juga: Timnas Malaysia Tiba-tiba Berbalik Arah, Panggil Skuat Tanpa Pemain Naturalisasi

Titik lemah paling mencolok ada di penerimaan bola pertama yang buruk, hal itu membuat pola serangan Indonesia tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Erwin Rusni, mengakui bahwa kegagalan mengelola bola pertama menjadi penyebab utama kekalahan. 

"Kita tidak bisa kombinasikan serangan karena penerimaan bola pertama kurang bagus. Sulit bermain dengan bola tinggi karena blok Pakistan sangat kuat," ujarnya.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia Antarklub 2025: Gol Telat Inter Pupuskan Kejutan Urawa di Piala Dunia Antarklub 2025

Di tambah distribusi bola ke toser membuat serangan Indonesia menyusut hanya pada pola-pola standar yang mudah dibaca. 

Pakistan pun memanfaatkan kondisi tersebut dengan melakukan tekanan lewat servis keras dan akurat, memaksa para pemain Indonesia bertahan dalam posisi tidak ideal.

Mereka pun mengambil alih permainan mulai dari set kedua dan tampil dominan. Blok-blok tinggi yang solid membuat serangan Indonesia, yang cenderung monoton, kerap mentah di net. 

Baca Juga: Nico Williams Rela Buat Athletic Bilbao Murka Demi Gabung Barcelona

"Feeling blok anak-anak juga hilang. Bola pertama tidak sampai ke toser di depan net, serangan jadi monoton dan akhirnya sering kena blok," ungkap Erwin.

Dengan hasil ini, maka Indonesia akan kembali bertanding untuk perebutan posisi peringkat 5–8. Meski gagal mencapai semifinal, peluang untuk menutup turnamen dengan hasil positif dinilai Erwin masih terbuka. 

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBVSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X