SportlinkNews - Dominasi Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia di pentas voli putri nasional kembali terbukti. Tim kebanggaan Kota Gresik itu sukses mempertahankan gelar juara di Livoli Divisi Utama 2025 Putaran Reguler Kedua.
Mereka menaklukkan TNI AU Electric dengan skor telak 3-0 (25-21, 25-18, 25-10) pada laga final Pul DD di GOR Utama Bojonegoro, Senin, 22 September malam.
Capaian ini makin istimewa karena Petrokimia menyapu bersih enam pertandingan tanpa kehilangan satu set pun sejak fase penyisihan hingga partai puncak.
Baca Juga: Marcus Rashford Dicadangkan Barcelona gara-gara Telat Latihan 2 Menit
Partai final sempat berlangsung ketat di set pertama ketika kedua tim saling kejar poin. Namun setelah itu, Petrokimia tampil dominan dan nyaris tak memberi celah bagi lawan.
Bahkan pada set ketiga, TNI AU tertinggal jauh sejak awal dengan skor 0-6 dan akhirnya menyerah 10-25.
Pelatih Petrokimia, Ayub Hidayat, mengakui anak asuhnya sempat lengah di awal pertandingan. Padahal sebelumnya semua pemain sejak awal sudah ditekankan untuk tidak hilang fokus.
Baca Juga: FIFA Beri Kepastian, Erick Thohir Tetap Nahkoda PSSI
"Banyak melakukan kesalahan sendiri di set pertama, mungkin karena kurang fokus. Tapi saya bersyukur para pemain bisa kembali tampil disiplin dan mengamankan gelar ini," ucapnya.
Ayub menegaskan, kemenangan ini bukan akhir dari perjuangan. Menurutnya, masih ada perjalanan selanjutnya, yakni final four pada Oktober mendatang.
"Gelar ini penting, tapi saya minta anak-anak tetap fokus menghadapi final four nanti. Itu target utama kami," tambahnya.
Baca Juga: Indonesia Incar Kebangkitan di Korea Open 2025 Usai Hasil Kurang Maksimal di Dua Turnamen Tur Asia Timur
Dengan hasil ini, Petrokimia menegaskan diri sebagai tim yang paling konsisten di Livoli Divisi Utama 2025 dan tetap difavoritkan untuk meraih gelar di babak final four mendatang.
Di kubu lawan, pelatih TNI AU Electric, Alim, menyoroti performa setternya yang dinilai tidak maksimal. Menurutnya, buruknya distribusi bola dari setter membuat lini serangan tim menjadi tumpul.
"Tiga setter kami tidak berjalan. Kalau distribusi bola tidak tepat, otomatis serangan juga tumpul. Itu yang harus segera kami perbaiki sebelum final four di Magetan bulan depan," katanya.
Baca Juga: Meski Didera Masalah Cedera, Persiapan Tim Senam Indonesia Tetap On Track Sambut World Championships 2025
Selain trofi, Petrokimia berhak atas hadiah uang pembinaan sebesar Rp35 juta. TNI AU menerima Rp25 juta sebagai runner-up, disusul Bharata Muda yang meraih peringkat ketiga usai menundukkan Kota Impian Wahana 3-1 (22-25, 25-19, 25-15, 25-11).
Bharata mendapatkan Rp20 juta, sementara Kota Impian membawa pulang Rp15 juta.
Gelaran babak final four akan berlangsung di GOR Ki Mageti, Magetan pada 10-15 Oktober mendatang, sementara babak Grand Final putri dan putra digelar pada 18-19 Oktober 2025.
Artikel Terkait
Livoli Divisi Utama 2025: Sukun Badak Pecah Telur, LavAni Kian Dekat ke Final Four
Sukun Badak di Ujung Tanduk, Singo Yudha Dipastikan Terdegradasi dari Livoli Divisi Utama 2025
Livoli Divisi Utama 2025: Putri Kota Impian Wahana Jaga Momentum, Bekuk Tectona Tanpa Balas
Livoli Divisi Utama 2025: TNI AU Tak Terbendung, Jenggolo Temukan Momentum
Livoli Divisi Utama 2025: Jenggolo Sport Terdegradasi ke Divisi Satu, Kota Impian Selamat dari Jurang