Dewi Bola Voli Secara Ajaib Lolos dari Maut setelah Ditembak Dalam Perampokan

Suryansyah, Sportlink News
- Jumat, 28 November 2025 | 08:50 WIB
Julia Rocha Marques de Azevedo - bintang bola voli Tijuca Tenis Clube (instagram)
Julia Rocha Marques de Azevedo - bintang bola voli Tijuca Tenis Clube (instagram)

SportlinkNews - Dunia olahraga Brasil dihebohkan dengan berita bahwa Julia Rocha Marques de Azevedo (28 tahun). Bintang bola voli Brasil itu nyaris lolos dari maut.

Julia Rocha Marques de Azevedo - bintang bola voli Tijuca Tenis Clube - beruntung selamat setelah ditembak dari belakang dalam perampokan nekat di Rio de Janeiro.

Serangan itu terjadi pada Minggu malam, 23 November, ketika Julia sedang duduk di dalam mobil bersama ayahnya.

Baca Juga: Bank Jatim Kunci 16 Besar, Lima Juara Pul Lain Susul ke Fase Gugur Kejurnas Antarklub U-19 2025

Seorang perampok tiba-tiba mendekat dan melepaskan tembakan, peluru menembus punggung atlet tersebut.

Yang membuat seluruh tim medis tak percaya adalah peluru itu hanya meleset 1 milimeter dari tulang belakang dan berjarak 1 sentimeter dari kandung kemih, sebelum keluar melalui pinggul - jarak yang cukup kecil untuk menentukan antara hidup dan mati.

Julia menyebutnya keajaiban dan mengaku telah terlahir kembali untuk kedua kalinya.

Baca Juga: Media Vietnam Bingung Timnas U-22 Indonesia Hanya Incar Medali Perak di SEA Games 33

Di Instagram, Julia mengunggah serangkaian foto luka-lukanya yang mengejutkan banyak orang, disertai ucapan terima kasih yang penuh air mata.

"Saya benar-benar terlahir kembali. Saya sedang dalam masa pemulihan dan harus istirahat sejenak dari bola voli agar tubuh saya pulih. Terima kasih atas semua pesan, doa, dan cinta yang telah dikirimkan semua orang. Tak terbayangkan betapa besar penghiburan yang saya rasakan," tulis Julia.

Pemain bola voli putri yang cantik ini juga berbicara tentang kekerasan yang melanda Rio.

Baca Juga: Roma 2-1 Midtjylland: Kemenangan Kandang Pertama Mengakhiri Rekor Sempurna Denmark

"Anda tidak dapat menormalkan atau melindungi mereka yang memilih untuk berbuat jahat."

Marcos, ayah sang atlet dan juga Wakil Presiden klub, mengatakan: "Apa yang terjadi sungguh gila, putri saya hampir meninggal di depan mata saya."

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X