Proliga 2026: LavAni Perkasa, Rekor Tak Terkalahkan Terjaga usai Tekuk Bhayangkara 3-0

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 6 Februari 2026 | 00:08 WIB
LaVani Livin' belum tersentuh kekalahan di seri kedua putaran kedua Proliga 2026. Mereka kembali petik kemenangan keenam usai mengalahkan Bhayangkara Presisi 3-0, Kamis, 5 februari 2026. (PBVSI)
LaVani Livin' belum tersentuh kekalahan di seri kedua putaran kedua Proliga 2026. Mereka kembali petik kemenangan keenam usai mengalahkan Bhayangkara Presisi 3-0, Kamis, 5 februari 2026. (PBVSI)

SportlinkNewsRekor tak terkalahkan Jakarta LavAni Livin’ Transmedia masih terjaga hingga seri kedua putaran kedua Proliga 2026.

Menghadapi juara bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi, LavAni tampil dominan dan menuntaskan laga dengan kemenangan telak 3-0 (25-19, 25-17, 25-21) di GOR Ken Arok, Malang, Kamis, 5 Februari 2026.

Hasil tersebut menjaga rekor sempurna LavAni tetap utuh setelah enam pertandingan sekaligus memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen.

Baca Juga: BATC 2026: Menikung Malaysia, Indonesia Juara Grup D dan Tantang Thailand

Lebih dari sekadar kemenangan, penampilan ini menegaskan kematangan permainan LavAni sebagai kandidat terkuat peraih gelar musim ini.

Sejak set pertama, tempo permainan sepenuhnya berada dalam kendali tim asuhan David Lee. Pola serangan cepat yang dikomandoi Dio Zulfikri membuat lini pertahanan Bhayangkara kesulitan membaca arah bola. 

LavAni langsung menjauh di awal set dan mampu menjaga jarak hingga menutup set pembuka tanpa banyak gangguan.

Baca Juga: Sejarah Tercipta! Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Final Piala Asia 2026 usai Menang Dramatis atas Jepang

Bhayangkara sempat menunjukkan perlawanan di set kedua. Mereka bahkan sempat unggul lebih dulu sebelum LavAni merespons dengan permainan lebih rapi.

Blok-blok rapat serta servis menekan membuat Bhayangkara kehilangan momentum. LavAni pun berbalik menguasai set dan kembali unggul dengan margin cukup lebar.

Situasi tak banyak berubah di set ketiga. LavAni tetap konsisten menjaga intensitas, meski Bhayangkara mencoba melakukan rotasi pemain untuk mencari celah.

Baca Juga: Coppa Italia: Susunan Pemain Atalanta Vs Juventus

Upaya tersebut sempat memperketat perolehan poin, namun pengalaman dan ketenangan LavAni berbicara pada fase krusial. 

Serangan efektif dan pertahanan solid memastikan set ketiga kembali menjadi milik LavAni.

Kedisiplinan dalam bertahan dan variasi serangan menjadi pembeda utama dalam laga ini. Sementara itu, Bhayangkara Presisi terlihat belum menemukan stabilitas permainan terbaiknya, terutama saat harus keluar dari tekanan.

Baca Juga: KONI DKI Jakarta Targetkan Juara Umum PON XXII 2028 NTT-NTB

Pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran, mengakui performa timnya belum maksimal.

Ia menyebut rotasi pemain di akhir laga sebagai bagian dari strategi sekaligus upaya memberi jam terbang, seraya tetap optimistis timnya akan tampil lebih baik ke depan.

"Tapi kami tetap optimis tim ini bisa tampil lebih baik kedepannya," ujar Toiran.

Baca Juga: Rekrut Bek Brasil, Arema FC Lengkapi Kuota Pemain Asing

Di kubu LavAni, asisten pelatih Erwin Rusni mensyukuri performa solid para pemain. Ia menilai seluruh elemen permainan berjalan efektif, mulai dari servis hingga blok.

Senada, Boy Arnes menegaskan timnya masih akan melakukan evaluasi demi menjaga konsistensi pada laga-laga berikutnya.

"Mulai dari servis, receive, dan blok berjalan cukup bagus. Tapi kami tetap evaluasi, terutama kekompakan tim," tutur Boy.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBVSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X