Bidik Semifinal AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Langsung Hadapi Ujian Berat

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 17 Juni 2026 | 19:11 WIB
Jajaran pengurus PB PBVSI berfoto bersama dengan para punggawa Timnas Voli Putra Indonesia yang akan berlaga di AVC Men's Cup 2026, 20-28 Juni di India.
Jajaran pengurus PB PBVSI berfoto bersama dengan para punggawa Timnas Voli Putra Indonesia yang akan berlaga di AVC Men's Cup 2026, 20-28 Juni di India.

SportlinkNews - Perjalanan Timnas voli putra Indonesia di AVC Men's Cup 2026 akan langsung dimulai dari jalur yang terjal.

Bergabung dengan sejumlah kekuatan utama Asia, skuad Merah Putih dituntut menunjukkan kapasitas sesungguhnya jika ingin mewujudkan target menembus babak semifinal di Ahmedabad, India, pada 20-28 Juni mendatang.

Target tersebut ditegaskan PP PBVSI saat melepas keberangkatan tim di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Rabu, 17 Juni 2026.

Baca Juga: Cetak Hat-trick Historis, Lionel Messi Bikin Erling Haaland dan Thomas Muller Tercengang

Meski menyadari persaingan di Grup B sangat berat, federasi tetap memasang standar yang lebih tinggi dibanding pencapaian tahun lalu.

Indonesia datang dengan misi memperbaiki posisi keenam yang diraih pada AVC Nations Cup 2025 di Bahrain. Bagi Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo, saatnya skuad Garuda menunjukkan perkembangan yang nyata di level Asia.

"Kami berharap hasilnya lebih baik dibanding edisi sebelumnya. Saya ingin para pemain menunjukkan semangat pantang menyerah dan berjuang untuk bisa masuk empat besar," kata Imam.

Baca Juga: FA Larang Thomas Tuchel Bahas Isu Politik Jelang Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Tantangan terbesar langsung menanti sejak awal turnamen. Indonesia akan membuka perjuangan menghadapi Korea Selatan sebelum bertemu Qatar, dua tim dengan peringkat tertinggi di Grup B.

Berdasarkan ranking FIVB terbaru, Qatar menempati posisi ke-22 dunia, sementara Korea Selatan berada di peringkat ke-27. Indonesia sendiri saat ini berada di urutan ke-52.

Dari sisi statistik, rekor pertemuan juga belum terlalu bersahabat. Indonesia selalu kalah dalam tiga perjumpaan terakhir melawan Korea Selatan.

Baca Juga: Akui Sempat Frustrasi Lawan Aljazair, Lionel Messi Sebut Argentina Beruntung Raih Kemenangan

Sementara saat bertemu Qatar pada AVC Challenge Cup 2024, Merah Putih juga harus mengakui keunggulan lawannya.

Karena itu, dua pertandingan pembuka diperkirakan akan menjadi titik krusial yang menentukan arah perjalanan Indonesia di turnamen ini.

"Dua laga awal melawan Korea Selatan dan Qatar akan sangat menentukan. Memang secara rekam jejak kita belum unggul, tetapi saya meminta para pemain untuk berusaha semaksimal mungkin agar target empat besar bisa tercapai," tutur Imam.

Baca Juga: Kongo Bawa Jimat Istimewa Melawan Portugal, Ronaldo Bisa Bikin Gol?

Meski demikian, situasi di Grup B sedikit berubah setelah Pakistan dipastikan batal tampil. Runner-up edisi sebelumnya itu tidak memperoleh izin untuk memasuki wilayah India, sehingga jumlah peserta grup berkurang menjadi lima negara.

Absennya Pakistan memang mengurangi satu pesaing kuat, tetapi tidak serta-merta membuat jalan Indonesia menjadi lebih mudah.

Thailand dan Oman tetap berpotensi menghadirkan ancaman, terutama dalam persaingan memperebutkan dua tiket semifinal yang tersedia.

Baca Juga: Bukan Latihan Malah Santai di Pantai, Ronaldo dan Portugal Dikritik Habis-habisan

Di tengah tantangan tersebut, optimisme tetap terjaga di dalam kubu Indonesia. Kapten tim Jasen Natanael Kilanta menilai proses persiapan yang dijalani selama beberapa pekan terakhir berjalan sesuai rencana.

Adaptasi bersama pelatih sementara Reidel Toiran juga berlangsung positif.

"Menantang, tapi kami tetap optimistis. Persiapan berjalan baik, baik saat bersama coach Sergio Veloso maupun sekarang bersama coach Reidel Toiran. Kekompakan tim semakin kuat karena para pemain sudah saling memahami karakter masing-masing," ujar Jasen.

Baca Juga: Nadeo Anggap Cuci Gudang Borneo FC Hal yang Lumrah dalam Sepak Bola Profesional

Pelatih asal Kuba, Reidel Toiran, untuk sementara mengambil alih komando tim menggantikan Sergio Veloso yang masih terkendala proses administrasi perjalanan menuju India.

Indonesia membawa 14 pemain untuk menghadapi turnamen ini. Setelah tiba di India pada Jumat, 19 Juni, tim akan menjalani masa adaptasi selama beberapa hari sebelum melakoni laga perdana menghadapi Korea Selatan pada 21 Juni.

Sementara itu, persaingan di Grup A juga tidak kalah menarik. Tuan rumah India akan bersaing dengan Australia, Bahrain, Taiwan, Kazakhstan, dan Selandia Baru untuk memperebutkan dua tiket menuju semifinal.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBVSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X