Hasilnya, set kedua direbut Bhayangkara dengan skor mencolok 25-11.
Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Tertinggal di Awal, Indonesia Bangkit dan Melaju ke Semifinal
Set ketiga menjadi titik kebangkitan SumselBabel yang mencoba memperbaiki ritme permainan.
Mereka sempat unggul 10-6 lewat blok yang lebih rapat dan distribusi bola yang mulai terorganisir.
Namun, Kyle Russel kembali jadi mimpi buruk lewat servis kerasnya yang berkali-kali menghasilkan poin langsung.
Baca Juga: Dari Liga Champions ke Bundesliga 2, Semua Cerita Hertha Ada di Legacy Jersey
Bhayangkara sukses mengejar ketertinggalan dan berbalik unggul 19-17.
Usaha SumselBabel untuk mengejar di penghujung laga sempat membuat Bhayangkara tertekan, terutama lewat spike dari Gunter.
Sayangnya, kesalahan servis di poin krusial membuat langkah SumselBabel tertahan.
Baca Juga: Venezia Hadapi Torino, Jay Idzes Tampil untuk Selamatkan Tim dan Masa Depannya
Bhayangkara menutup set ketiga dengan skor 25-22 dan mengamankan tiket Grand Final.
Hasil ini menandai akhir perjalanan SumselBabel di Proliga 2025.
Sebaliknya, Bhayangkara bersiap menghadapi ujian terakhir musim ini, yakni melawan tim kuat Jakarta LavAni yang hingga kini belum terkalahkan.
Baca Juga: Real Betis Tertarik Permanenkan Antony, Manchester United Minta 30 Juta Pounds
Partai Grand Final dijamin akan menjadi pertarungan seru antara dua tim terbaik musim ini.