Timnas putri Indonesia tergabung dalam Pul B yang terdiri dari enam tim.
Baca Juga: Hasil Undian Piala Dunia U-17: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Brasil
Ini berarti mereka akan menjalani lima pertandingan pada fase grup, lebih banyak dibandingkan tim-tim di Pul A yang hanya bermain empat kali.
Di Pul A, tuan rumah Vietnam akan bersaing dengan Australia, India, Hong Kong, dan Taiwan.
Situasi menjadi semakin sulit karena hanya dua tim terbaik dari masing-masing grup yang akan melaju ke semifinal.
Tim yang menempati peringkat ketiga dan keempat hanya akan bersaing memperebutkan peringkat 5 hingga 9.
Oleh karena itu, konsistensi dan performa tinggi sangat dibutuhkan sejak awal turnamen.
Indonesia diperkirakan akan menghadapi laga sulit saat bertemu Kazakhstan dan Filipina.
Baca Juga: China Minta Bantuan Mantan Pemain Espanyol untuk Melawan Timnas Indonesia
Kazakhstan bukan lawan yang bisa dianggap remeh karena mereka merupakan runner-up dari turnamen ini ketika masih bernama AVC Challenge Cup tahun lalu.
Filipina juga menjadi lawan yang berat, mengingat mereka dua kali menundukkan Indonesia di ajang SEA V League 2024.
Pada pertemuan pertama, Indonesia kalah 1-3, dan pada leg kedua, hasilnya kembali negatif dengan skor 2-3, padahal saat itu Megawati dan Arsela masih memperkuat tim.
Kondisi ini membuat perjuangan timnas voli putri Indonesia di AVC Nations Cup 2025 diprediksi tidak akan mudah.