voli

Indonesia Incar Kemenangan Kontra Bahrain demi Jalur Ringan di Perempat Final

Kamis, 19 Juni 2025 | 20:49 WIB
Timnas voli putra Indonesia saat bertanding di laga perdana Grup A AVC Nation Cup 2025 melawan Thailand, 18 Juni 2025, di Bahrain.

SportlinkNews - Usai petik kemenangan pertama di laga perdana Grup A, di AVC Nation Cup 2025, Rabu, 18 Juni 2025, Indonesia akan memperebutkan status juara grup melawan Bahrain, pada malam ini, 19 Juni 2025, pukul 23.00 WIB. 

Bila mampu menghadapi tuan rumah, Bahrain di laga terakhir penyisihan grup, Indonesia akan mendapatkan keuntungan di perempat final. Terhindar lebih awal dengan tim-tim unggulan. 

Saat ini Indonesia menempati posisi kedua klasemen Grup A di bawah Bahrain dengan 2 poin, hasil kemenangan 3-2 (22-25, 22-25, 25-19, 25-23, 15-8) dari Thailand. Sedangkan Bahrain meraih poin penuh 3 usai menang 3-1 di laga pembuka. 

Baca Juga: LaLiga dan ATP Luncurkan Program MBA untuk Para Atlet Elit

Calon lawan Indonesia di perempat final nanti datang dari Grup C, antara China Taipei dan Pakistan. 

"Asumsinya, kalau kita menang lawan Bahrain, kemungkinan lawan Taiwan. Tapi kalau kalah, bisa ketemu Pakistan," ujar Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Erwin Rusni di kutip dari PBVSI.

Erwin mengatakan bila Bahrain merupakan tim kuat, apalagi diuntungkan sebagai tuan rumah. Meski begitu, ia yakin Indonesia juga punya dukungan suporter yang besar di arena pertandingan.

Baca Juga: PBSI Evaluasi Setengah Musim: Pola Latihan dan Pola Komunikasi Atlet Elite Belum Efektif

"Peluang 50-50. Kita harus siap dan kurangi kesalahan sendiri. Faktor tuan rumah tidak terlalu pengaruh, karena suporter kita, seperti yang dilihat saat melawan Thailand juga luar biasa," ucap Erwin.

Setelah Bahrain dan Indonesia memastikan diri ke perempat final, maka Thailand dipastikan gagal melaju ke delapan besar karena telah menelan dua kekalahan. 

Erwin pun mengatakan bahwa bila permainan timnas seperti saat Thailand tapi dengan fokus yang awal, ia yakin Indonesia bisa raih kemenangan. 

Baca Juga: Pengadilan Madrid Jatuhkan Vonis untuk Pelaku Kejahatan Kebencian kepada Vinicius Jr

"Belajar dari permainan lawan Thailand, fokus mereka baru kembali di set ketiga. Di awal anak-anak sempat terburu-buru dan banyak kesalahan servis," tuturnya. 

"Tapi saat fokus kembali, dan memperbaiki kesalahan sendiri, mereka bisa bangkit, jadi lebih berhaya," jelas Erwin lagi.

"Untuk lawan Bahrain, kami tekankan agar anak-anak untuk bermain tenang, menikmati permainan, dan main dengan semangat. Itu kuncinya," tukasnya kemudian.

Tags

Terkini