Isu hijab
Namun isu hijab masih menjadi perbincangan hangat di Turki, meskipun hal ini sebenarnya sudah menjadi bagian dari masa lalu yang kini perlahan dihapuskan.
Beberapa fans Turki mulai mempertanyakan penampilan Megawati Hangestri yang mengenakan hijab, baik di luar maupun di dalam lapangan.
Komentar-komentar seperti, "Kenapa dia pakai hijab di Turki? Ini negara sekuler," bahkan ada yang bertanya, "Kalau mau berhijab, kenapa nggak main di Iran saja?" Komentar bernada nyinyir ini sempat ramai menghiasi kolom komentar postingan perkenalan Megawati.
Secara sosial, hal ini bisa dimaklumi, mengingat Turki adalah negara sekuler meskipun mayoritas penduduknya beragama Islam.
Negara sekuler berarti mereka tidak mendukung agama tertentu, dan kebijakan tentang hijab di ruang publik menjadi topik sensitif.
Namun, menariknya, banyak netizen Turki, terutama yang merupakan penggemar voli, yang justru membela Megawati.
Mereka berkomentar, "Itu hak pribadinya Mega," dan "Biarkan dia nyaman, yang penting dia main bagus."
Ini menunjukkan bahwa fans Turki sebenarnya bisa sangat loyal kepada pemain asing yang menunjukkan komitmen dan kerja keras di lapangan.
Di sisi lain, Manisa BBSK memilih untuk tidak memberikan komentar resmi terkait isu hijab ini.
Langkah ini bisa dibilang sangat tepat, karena klub sudah mempertimbangkan dengan matang keputusan untuk merekrut Megawati, dan yang paling penting bagi mereka adalah kontribusi pemain berusia 25 tahun di lapangan.
Baca Juga: Gonzalo Garcia Rebut Takhta Tertinggi Top Skor Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
Megawati Hangestri pun memilih untuk tidak terpengaruh oleh komentar negatif tersebut.
Dia memilih untuk fokus menikmati waktu bersama suaminya sebelum mulai menjalani latihan penuh bersama Manisa BBSK.