voli

Kejuaraan Dunia Voli U-21 Resmi Digelar di Surabaya, Indonesia Hadapi Tantangan Berat

Kamis, 7 Agustus 2025 | 06:00 WIB
Timnas Voli Putri Indonesia. (PBVSI)

SportlinkNews - Surabaya akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025 yang akan berlangsung pada 7-17 Agustus 2025.

Sesuai yang dikutip dari rilis PBVSI, Rabu, 6 Agustus 2025, Ajang ini akan diikuti oleh 24 negara dari berbagai benua dan merupakan kali kedua kejuaraan dunia kelompok umur ini digelar, setelah edisi perdana di Meksiko pada 2023.

Tiga venue utama akan menjadi pusat pertandingan, yakni Jawa Pos Arena, Gelora Pancasila, dan GOR Samator.

Sebagai tuan rumah, Indonesia akan berlaga di depan publik sendiri dan tergabung dalam Grup A yang akan menjadi tantangan berat bagi Timnas voli putri Indonesia. 

Baca Juga: IBL All Indonesian 2025 Digelar di Solo, Diikuti 13 Klub Tanpa Prawira Bandung

Berdasarkan hasil undian yang dilakukan FIVB pada Desember 2024 di Lausanne, Swiss, Indonesia akan bersaing bersama dengan Argentina, Serbia, Puerto Riko, Kanada, dan Vietnam. Ini membuat permainan di grup ini dipastikan sengit. 

Selain Argentina dan Serbia yang dikenal sebagai kekuatan besar di bola voli dunia, Kanada dan Puerto Riko juga memiliki program pengembangan usia muda yang kompetitif.

Kehadiran Vietnam sebagai sesama wakil Asia Tenggara menambah bumbu rivalitas kawasan.

Sementara di Grup B ada, China, Amerika Serikat, Republik Dominika, Meksiko, Korea Selatan, dan Kroasia. Pool C dihuni oleh Italia, Turki, Mesir, Polandia, Aljazair, dan Republik Ceko. 

Baca Juga: Juventus Tetapkan Tenggat Waktu untuk Kedatangan Kolo Muani dari PSG

Terakhir di Grup D akan bersaing Brasil, Jepang, Tunisia, Thailand, Cile, serta Bulgaria. 

Sistem Pertandingan

Setiap tim akan bersaing di grup masing-masing, lalu sesuai regulasi FIVB, empat tim teratas dari tiap grup akan lolos ke babak 16 besar, dan bersaing untuk perebutan gelar juara.

Sedangan tim-tim yang finis di peringkat kelima dan keenam di tiap grup akan melanjutkan ke babak klasifikasi untuk penentuan peringkat 17 hingga 24.

Baca Juga: Piala AFF Wanita 2025: Thailand Hancurkan Timnas Putri Indonesia 7-0, Mengirimkan Surat Perang ke Seluruh Asia Tenggara

Di tahun ini, jumlah peserta meningkat dari 16 menjadi 24 negara. Ini menunjukkan antusiasme global terhadap kejuaraan dunia usia muda ini. 

Pada edisi 2023, China berhasil keluar sebagai juara. Mereka kembali tampil sebagai unggulan pertama bersama Italia, Brasil, dan Jepang pada edisi kali ini.

Wakil Ketua III Bidang Pertandingan PP PBVSI, Reginald Nelwan, menyebut penyelenggaraan kejuaraan dunia ini merupakan sebuah kesempatan.

Bukan hanya untuk para pemain timnas, tetapi juga Surabaya sebagai kota penyelenggara. 

Baca Juga: Duel Borneo FC vs Bhayangkara FC Jadi Menu Pembuka Super League 2025/26, Pesut Etam Ingin Membalas Kekalahan

"Kejuaraan dunia kelompok umur memberikan kesempatan ke berbagai penjuru dunia. Sebuah kehormatan bagi Indonesia, khususnya Surabaya mendapatkan kepercayaan besar ini, karena belum tentu ini akan terulang lagi," tegas Regi. 

Ia menekankan bahwa seluruh elemen harus bersiap dengan matang. Antusiasme dan basis penggemar voli di Surabaya dinilai menjadi keunggulan tersendiri yang bisa membuat ajang ini sukses secara penyelenggaraan dan atmosfer pertandingan.

Tags

Terkini