SportlinkNews - Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) menyatakan bahwa tim U21 Vietnam menggunakan atlet yang tidak memenuhi syarat.
FIVB pun dengan tergas menyatakan hasil pertandingan dengan atlet tersebut akan dibatalkan, sehingga kehilangan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia Bola Voli Putri U21 yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur.
Tim voli putri Vietnam U21 berpartisipasi dalam Piala Dunia Bola Voli Putri U21 di Indonesia. Setelah babak penyisihan grup, para pemain voli muda Vietnam meraih 4 kemenangan dan 1 kekalahan, menempati peringkat kedua Grup A, dan meraih tiket ke babak 16 besar.
Namun, FIVB telah membatalkan hasil 4 pertandingan Vietnam U-21 karena penggunaan pemain yang tidak memenuhi syarat (semuanya kalah 0-3).
Dengan demikian, Vietnam U21 tidak lagi berada di 4 tim teratas dan akan berpartisipasi dalam grup 17-24 di turnamen tersebut.
Mengenai alasan pembatalan hasil, pengumuman FIVB pada Rabu malam 12 Agustus.
"Setelah muncul kekhawatiran tentang Federasi Bola Voli Vietnam yang mengirimkan atlet yang tidak memenuhi syarat ke tim nasional U21 untuk berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia Bola Voli Wanita U21 2025 di Indonesia, FIVB melakukan penyelidikan sesuai dengan peraturannya," demikian pernyataan FIVB.
Penyelidikan menyimpulkan bahwa atlet tersebut tidak memenuhi syarat berdasarkan Pasal 12.2 Peraturan Disiplin FIVB 2023.
Oleh karena itu, sesuai dengan Pasal 13.5.2 Peraturan Pertandingan dan Pasal 14.4 Peraturan Disiplin, Subkomite Disiplin FIVB telah memutuskan bahwa pertandingan tim U21 Vietnam yang diikuti oleh atlet tersebut akan dibatalkan dan atlet tersebut akan segera didiskualifikasi dari pertandingan tersebut.
Sesuai dengan Pasal 14.4 Peraturan Disiplin dan mempertimbangkan keadaan Dalam kasus ini, Subkomite Disiplin FIVB akan merujuk berkas tersebut ke Dewan Disiplin FIVB untuk penilaian lebih lanjut mengenai potensi sanksi yang mungkin dijatuhkan setelah turnamen.
Baca Juga: Masa Depan Atlet Tenis Meja Dipengaruhi Dayung Pingpong yang Cerdas
Pada saat itu, Federasi Bola Voli Vietnam dan pemain tersebut akan diundang untuk memberikan pandangan mereka secara tertulis.