voli

Awal Sulit Red Sparks di Liga Voli Korea 2025, Serangan Sayap Tak Lagi Menakutkan

Senin, 27 Oktober 2025 | 18:45 WIB
Daejeon JungKwanJang Red Sparks terpuruk di awal Liga Voli Korea 2025, serangan sayap tak lagi sekuat musim lalu. (KOVO)

Namun, musim ini, situasinya berbeda.

Baca Juga: Lando Norris Memimpin Perebutan Gelar Juara dengan Kemenangan Meyakinkan di F1 Mexico City GP

Red Sparks memutuskan mengambil langkah berisiko dengan merekrut pemain kuota Asia baru, Wipawee Srithong asal Thailand, yang saat ini masih mengalami cedera pergelangan kaki.

Kondisi tersebut membuat Wipawee belum bisa berkontribusi maksimal bahkan belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan penuh.

“Kami tahu risikonya, tapi inilah formasi terbaik yang bisa kami turunkan saat ini,” ujar Ko Hee-jin.

Baca Juga: Sepatu Pernikahan Putri Diana Menampilkan Rahasia yang Tersimpan dalam Payet dan Mutiara

Masalah lain yang cukup mencolok adalah menurunnya kualitas receive dan pertahanan.

Jika di musim-musim sebelumnya kelemahan di sektor itu masih bisa tertutupi oleh tajamnya serangan sayap, kali ini Red Sparks kehilangan pemain yang mampu menjadi tumpuan utama dalam mencetak poin besar.

Tidak ada lagi pemain yang mampu menembus catatan 30 poin atau lebih dalam satu pertandingan, sesuatu yang dulu menjadi ciri khas tim tersebut.

Baca Juga: Juventus Dilanda Krisis, Del Piero Ungkap Masalah Besar

Meski begitu, Ko Hee-jin masih menaruh harapan besar pada spiker lokal Korea Selatan, Lee Seon-woo, yang diharapkan bisa tampil lebih menonjol musim ini.

“Saya ingin menjadikan musim ini sebagai momen bagi Lee Seon-woo untuk benar-benar berkembang dan melompat lebih jauh,” katanya optimistis.

Namun, pelatih Red Sparks itu juga mengakui bahwa tantangan akan semakin berat seiring perjalanan musim.

Baca Juga: Lamine Yamal Temperamental, Marcus Sorg Mengakui Terpengaruh oleh Atmosfer El Clasico

“Saat servis kami berjalan baik, semuanya tampak lancar."

Halaman:

Tags

Terkini