SportlinkNews - Timnas voli putra Indonesia bersiap menghadapi ujian sesungguhnya pada semifinal SEA V Cup 2026.
Setelah menyapu bersih dua laga fase grup tanpa kehilangan satu set pun, skuad Merah Putih kini akan menantang Vietnam demi memperebutkan satu tempat di partai final.
Laga semifinal dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli, di Cardon City, setelah Indonesia keluar sebagai juara Grup A berkat dua kemenangan meyakinkan atas Kamboja dan tuan rumah Filipina.
Baca Juga: Spanyol vs Argentina: Tiga Duel Kunci Final Piala Dunia
Pada laga pembuka, Kamis, 16 Juli, Indonesia menaklukkan Kamboja dengan skor 25-18, 25-18, 25-21. Sehari berselang, Farhan Halim dan kawan-kawan kembali tampil dominan saat membungkam Filipina 25-20, 25-23, 27-25.
Dua kemenangan tersebut membuat Indonesia melaju ke semifinal dengan catatan sempurna, sekaligus memastikan Filipina tersingkir setelah sebelumnya juga kalah dari Kamboja.
Menghadapi Vietnam, tim pelatih telah menyiapkan sejumlah evaluasi. Asisten pelatih Nur Widayanto mengatakan peningkatan kualitas servis akan menjadi salah satu fokus utama untuk mengganggu pola permainan lawan sejak awal.
Baca Juga: Fakta Piala Dunia: Tarian Messi dalam Satu Pertandingan Lebih Banyak daripada 12 Tahun Karier Ronaldo
Menurut Nur, pemain yang berposisi sebagai outside hitter (OH) dan opposite hitter (OP) didorong tampil lebih berani saat melakukan servis agar Vietnam kesulitan membangun serangan.
"Untuk strategi menghadapi Vietnam besok, kami akan berusaha memperbaiki kualitas servis, terutama dari pemain yang berposisi sebagai OH dan OP. Kami ingin mereka lebih berani melakukan servis agar menyulitkan Vietnam dalam menyerang," ungkapnya.
Selain servis, Indonesia juga membenahi aspek penerimaan bola. Tim pelatih menilai kualitas receive harus lebih konsisten agar transisi dari bertahan ke menyerang dapat berjalan lebih efektif.
Baca Juga: Wasit Inggris Sindir Harry Kane yang Sarkastik, Bikin Kesal Aja
"Hal itu juga akan kami imbangi dengan berusaha agar besok penerimaan bola kami lebih bagus," katanya.
Pertemuan melawan Vietnam diprediksi menjadi tantangan berbeda dibanding dua laga sebelumnya.
Jika Kamboja dan Filipina mampu diatasi tanpa kehilangan satu set, Vietnam diperkirakan akan memberikan tekanan lebih besar dengan kualitas permainan yang lebih merata.
Baca Juga: Pertina Gandeng 2 Tim Tinju Universitas Ternama di Asia