SportlinkNews - Grand final Proliga 2024 sektor putra mempertemukan tim Jakarta Lavani Allo Bank Electric berhadapan dengan Jakarta Bhayangkara Presisi di Indonesia Arena, Minggu (21/7) malam.
Kedua tim memperlihatkan kualitas pertandingan yang ketat dengan serangan-serangan tajam.
Pada set pertama Lavani memberikan tekanan kuat kepada Bhayangkara. Skorpun berkejaran. Pada set pertama ini Lavani kemudian unggul 30-28.
Masuk set kedua Lavani lagi-lagi langsung memimpin 6-4. Kedua tim bermain alot dengan saling melancarkan pukulan menghujam ke area lawan.
Keita melancarkan spike yang membuat Bhayangkara memperkecil skor 7-6. Keita pun dengan cerdik menempatkan bola ke area kosong yang membuat skor imbang 7-7.
Kedudukan imbang terus berlangsung 8-8, 9-9. Bhayangkara kemudian melesat 12-9 usai lakukan monster block yang mulus.
Baca Juga: Megawati Hangestri Pemain Terbaik Proliga 2024, Madison Kingdon Jadi Top Skor
Lavani mencoba mengejar skor 12-14. Tapi Bhayangkara melesat 16-12 usai servis Keita gagal dikembalikan pemain Lavani.
Lavani kemudian menyamakan skor 17-17. Tapi Bhayangkara terus melesat dan menutup set kedua dengan 25-22. Skor sama kuat 1-1.
Masuk set ketiga Lavani lakukan pergantian dua pemainnya. Kedudukan 2-2 membuka awal set ketiga. Bhayangkara memimpin 6-3, Lavani mencoba mendekat 6-4.
Baca Juga: Final Proliga 2024: Palembang Bank SumselBabel Juara Tiga, Sukses Tumbangkan Jakarta STIN BIN
Tapi Spike boom Keita membuat Bhayangkara unggul 4 poin, 9-5. Bhayangkara terus menekan dan unggul 11-7.
Bhayangkara terus memimpin 16-9 setelah service ace Keita melesat mulus. Lavani terus mengejar skor tapi Bhayangkara masih unggul 24-20.