SportlinkNews - MotoGP Spanyol menjadi balapan kandang yang tak mudah bagi sang pembalap Aprilia. Permasalahannya pun terungkap saat Tes Jerez lalu.
Usai kemenangan sempurna di COTA, Maverick Vinales (Aprilia Racing) datang ke Jerez dengan penuh percaya diri.
Namun, hasrat untuk mengulang kemenangan seperti di COTA mendadak lenyap. Vinales tersingkir dari Tissot Sprint.
Baca Juga: MotoGP Kazakhstan Resmi Ditunda hingga Akhir 2024, Ini Penyebabnya
Sedangkan pada balapan utama hanya finis di P9, setelah menempati grid start di luar sepuluh besar.
Lantas, apa yang menjadi penyebab perbedaan performa #12 di COTA dan Jerez?
Dilansir dari Motorsport, ada alasan mengenai hal tersebut. Sayangnya, permasalahan tersebut baru terlihat pada Tes Resmi Jerez.
Baca Juga: Sirkuit Assen TT Jadi Tuan Rumah MotoGP Hingga 2031
Vinales dan timnya dapat mengidentifikasi masalah pada motor 'B' miliknya yang digunakannya dalam MotoGP Spanyol.
“Kami perlu memahami apa yang terjadi antara motor A dan B. Saya melakukan ritme setinggi (1 menit) 36 (detik)."
"Saat balapan, saya mencatatkan rekor tertinggi 37 dengan (ban) medium,” tuturnya.
Baca Juga: Lima Besar Pembalap MotoGP Tercepat di Tes Resmi Jerez
“Ada perbedaan antara motor A dan B. Sayangnya, saya membalap dengan motor yang saya rasa tidak kompetitif."
"Ini adalah sesuatu yang mengingatkan kami untuk benar-benar memeriksa detail terakhirnya,” ungkap Vinales.
Artikel Terkait
Guinea Jadi Jalan Terakhir Timnas U-23 Indonesia Menuju Olimpiade Paris 2024
Di Balik Pakaian Renang Berteknologi Tinggi Speedo yang Menantang Olimpiade
Penampakan Seragam Kandang Liverpool Musim 24/25 dari Nike
Nike Kobe 6 Protro Sail Dirilis Pada Musim Semi 2025