SportlinkNews - Bulan Ramadan menghadirkan tantangan unik bagi atlet Muslim, terkait perencanaan kompetisi dan latihan, saat berpuasa.
Selama bulan ini, banyak atlet Muslim yang berpuasa dan tidak mengonsumsi makanan dan cairan selama siang hari (dari fajar hingga matahari terbenam), sehingga meningkatkan fokus mereka pada refleksi diri dan doa sebagai bagian dari salah satu pilar utama keimanan mereka.
Atlet profesional yang berolahraga dalam keadaan berpuasa juga dapat mengalami beberapa masalah kesehatan, terutama dalam kondisi lingkungan yang ekstrem dan/atau jika atlet tersebut menderita kondisi medis yang mendasarinya.
Baca Juga: Wendell Carter Jr. Raih NBA Cares Community Assist Award Januari 2025
Kyrie Irving, pebasket NBA menjelaskan mengapa berpuasa selama Ramadan memberinya keberanian dan energi untuk tampil.
Meskipun Kyrie Irving mengakui bahwa menyeimbangkan keimanan dan performa bintang sebagai pemain NBA merupakan tantangan, ia merasa puas karena terus menjalankan puasa Ramadan sambil berkembang bersama Dallas Mavericks.
“Ramadhan adalah bulan yang istimewa. Ini adalah waktu yang istimewa. Anda hanya perlu mencoba untuk tidak terlalu memikirkan penderitaan dan benar-benar fokus pada perjalanan bersama Tuhan dan jalan yang Anda lalui. Tetaplah fokus pada hal itu dan tetaplah disiplin," kata Irving.
Baca Juga: LALIGA dan Indonesia Bersatu Lawan Pembajakan Audiovisual dengan AI dan Big Data
Meskipun menjalani puasa, Irving tampil hebat dalam pertarungan hari Minggu di Dallas melawan juara bertahan, Denver Nuggets pada Ramadhan tahun lalu.
Kyrie bermain selama 40 menit, mencatat 24 poin, tujuh rebound, dan sembilan assist. Dengan sisa waktu 2,8 detik, ia melepaskan tembakan kidal yang memukau, tepat di buzzer-beater, untuk mengangkat Mavs meraih kemenangan 107-105 untuk memperbaiki rekor 39-29 pada musim ini.
Berhasil mengatasi rasa lapar, haus, dan lelah, Irving hanya bisa bersyukur kepada Allah, yang telah memberinya energi dan tekad untuk tampil sebaik-baiknya.
Baca Juga: Red Sparks Makin Meradang, Park Eun jin Merintih Susul Bukilic yang Tumbang
“Bisa bermain selama 48 menit tanpa minum atau makan apa pun di perut saya adalah keajaiban. Jadi, ada Tuhan yang melindungi saya dan saya harus berterima kasih kepada-Nya," kata Kyrie.
Jauh di era sebelumnya, Hakeem Olajuwon senang bermain selama bulan Ramadan.
Artikel Terkait
David Beckham dan Victoria Ungkap Rahasia Bentuk Dada Emas
Tyson Fury Dikontak Kepala tinju Arab Saudi untuk Battle of Britain dengan Anthony Joshua
Lewis Hamilton Bergaya di Karpet Merah pada Peluncuran Mobil F1 02
Bejo Sugiantoro di Mata Rekannya Dikenal sebagai Sosok yang Disiplin dan Berdedikasi
Megawati Tak Berkutik Tanpa Bukilic, Red Sparks Keok Lagi
MotoGP Thailand 2025 Siap Digelar, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Sama-sama Pernah Menang di Sirkuit Chang