IBL Tingkatkan Kualitas Perwasitan, Akurasi Keputusan Tembus 85 Persen

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 26 Juni 2026 | 23:20 WIB
Ilustrasi wasit IBL.
Ilustrasi wasit IBL.

SportlinkNews - Indonesian Basketball League (IBL) terus memperketat pengawasan terhadap kualitas kepemimpinan wasit sepanjang musim 2026.

Memasuki fase playoff hingga final, liga bahkan melibatkan wasit asing sebagai bagian dari upaya menjaga standar pertandingan tetap mengacu pada regulasi internasional.

Langkah tersebut merupakan bagian dari program yang dijalankan Komite Perangkat Pertandingan IBL bersama Referee Advisor yang telah dibentuk sejak awal musim IBL GoPay 2026.

Baca Juga: Pulangkan Tunisia, Belanda Bertemu Maroko di Babak 32 Besar

Kehadiran Referee Advisor ditujukan untuk memastikan konsistensi pengambilan keputusan sekaligus meningkatkan profesionalisme para pengadil di lapangan.

Referee Advisor IBL, John Rearden, mengatakan setiap pertandingan, terutama di babak final, dipimpin oleh perangkat pertandingan yang dipilih melalui proses evaluasi dan penugasan berdasarkan standar kompetisi.

"Pada setiap pertandingan final, IBL menerapkan standar officiating sesuai Official Basketball Rules FIBA. Penugasan wasit dilakukan melalui proses evaluasi dan rekomendasi yang telah ditetapkan," kata Rearden.

Baca Juga: Pesta Suporter Meksiko Berujung Tragedi

Menurut dia, keputusan menggunakan wasit asing sejak babak playoff bukan semata-mata untuk memimpin pertandingan, tetapi juga menghadirkan perspektif internasional dalam proses officiating.

"Penunjukan wasit asing merupakan upaya IBL menghadirkan kualitas pertandingan terbaik sekaligus membawa perspektif internasional dalam kepemimpinan pertandingan," tambahnya.

Sementara itu, anggota tim penugasan perangkat pertandingan, Harja Jaladri, menjelaskan seluruh penampilan wasit tidak pernah lepas dari proses evaluasi.

Baca Juga: Kehabisan Tenaga di Pertandingan Penentu, Jepang Tantang Brasil di Babak 32 Besar Piala Dunia

Setiap laga ditinjau kembali oleh Komite Game Officials sebagai bahan penilaian dan pembinaan.

"Seluruh performa wasit dievaluasi setelah setiap pertandingan melalui mekanisme yang sudah ditetapkan Komite Game Officials," ujar Harja.

Ia menegaskan evaluasi tersebut dilakukan untuk menjaga konsistensi, akuntabilitas, sekaligus menjadi bagian dari pengembangan berkelanjutan bagi perangkat pertandingan IBL.

Baca Juga: Mengulik Peluang 8 Tim Peringkat Ketiga Terbaik, Ini Daftar Klasemennya

Harja juga mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam kepemimpinan pertandingan. Namun, seluruh temuan tersebut menjadi bagian dari sistem evaluasi yang terus dijalankan agar kualitas officiating semakin meningkat.

"Kami mengakui masih ada kekurangan. Namun, kami sudah memiliki sistem evaluasi untuk terus melakukan perbaikan," ucapnya.

Berdasarkan hasil penilaian Referee Advisor, performa perangkat pertandingan IBL musim ini menunjukkan tren positif dibanding musim sebelumnya.

Baca Juga: Sepak Bola Menyatukan Kembali Haiti yang Hancur Dikuasai Gengster

Hingga Gim 3 final IBL GoPay 2026, tingkat akurasi keputusan wasit tercatat berada di atas 85 persen, dengan persentase incorrect call di bawah 8,5 persen dan incorrect non-call kurang dari 5,5 persen.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: IBL Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X