SportlinkNews - Kompetisi bola basket Indonesia pernah mencapai titik terendah terutama pada saat badai pandemi Covid-19 merajalela di seluruh dunia.
Saat itu kompetisi bola basket Indonesia berhenti total selama 12 bulan yang membuat industri basket nasional juga mengalami mati suri.
Sebagaimana diketahui, sejak 13 Maret 2020 kompetisi bola basket, bahkan semua kompetisi olahaga di Indonesia mati suri karena pandemi Covid-19.
Baca Juga: Lamine Yamal Renungkan Insiden Pelecehan Rasis di El Clasico
IBL Musim 2020 dibatalkan setelah penyelenggara tidak mendapatkan izin dari pihak yang berwenang.
Keceriaan, kegembiraan, bahkan duka dalam kompetisi basket sekejap raib di bawah ancaman pandemi. Tapi itu tidak membuat insan bola basket menyerah.
Berkat kerja keras dan disiplin dalam menjaga protokol kesehatan, akhirnya kompetisi bola basket nasional kembali bisa bergulir meski dengan syarat dan ketentuan yang sangat ketat.
Liga boleh berlangsung dengan syarat menggunakan sistem gelembung (bubble) dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Alhasil, tanggal 10 Maret 2021 akan selalu dikenang sebagai hari bersejarah untuk bola basket Indonesia.
Gelaran IBL 2012 kembali bergulir dengan pertandingan Indonesia Patriots melawan NSH Mountain Gold Timika sebagai laga pembuka.
Tip-off pertama IBL 2021 dilakukan di Robinson Cisarua Resorts. Ini adalah tip-off pertama sejak terhenti total 12 bulan karena pandemi Covid-19.
Setelah melewati proses yang panjang, 12 tim kontestan liga musim 2021 bersedia untuk masuk ke Robinson Cisarua Resort, Kab. Bogor, Jawa Barat.
Artikel Terkait
Meski Menang, Satria Muda Sempat Kerepotan Menghadapi Tangerang Hawks di Pekan Ketujuh IBL 2025
Dampak Besar Trade NBA, Luka Dončić, Jimmy Butler, hingga Kyle Kuzma Bersinar di Tim Baru
Rans Simba Bogor Taklukkan Hangtuah, Menempel Puncak Klasemen IBL 2025
LeBron James Cedera, Lakers Hadapi Tantangan Berat di Akhir Musim Reguler NBA 2025