SportlinkNews - Cedera hamstring kanan Jamal Murray membuat Denver Nuggets harus kehilangan kekuatan di empat pertandingan terakhir sebelum memasuki babak playoff NBA 2025.
Pelatih Nuggets, Michael Malone pun berharap Murray bisa sembuh dan memperkuat tim saat memasuki babak playoff mulai 19 April mendatang. Diakuinya kehilangan Murray adalah suatu kerugian besar bagi timnya.
Malone mengatakan kondisi Murray bukan sekadar cedera minor, melainkan cedera yang benar-benar menghambat pergerakan sang point guard.
Baca Juga: Lecce 1-1 Venezia: Jay Idzes Bikin Tuan Rumah Kerepotan Sebelum Diselamatkan Baschirotto
"Jamal terluka. Ini bukan keputusan hati-hati, dia memang sedang cedera," tegas Malone, Minggu, 6 April 2025, waktu setempat, sebelum timnya tumbang 125-120 dari Indiana Pacers di kandang sendiri.
Dengan hanya empat laga tersisa di musim reguler dan posisi Nuggets di peringkat empat Wilayah Barat belum aman sepenuhnya, ketidakhadiran Murray menjadi sorotan besar.
Nuggets kini hanya unggul satu kemenangan dari tim peringkat kedelapan, memperbesar tekanan menjelang postseason.
Jelas Nuggets butuh Murray untuk mengangkat tim. Namun masalahnya, kapan kepastian Murray bisa kembali memperkuat tim pun tidak ada yang tahu.
Baca Juga: Badai Cedera di Awal 2025: Ginting, Axelsen, An Se Young Hingga Pearly Tan Rehat
"Ini situasi yang aneh. Awalnya kami kira day-to-day, tapi kini situasinya berubah, tentu ini kerugian besar bagi kami," ujar Malone.
Bila Murray belum bisa main, maka kata Malone lagi, para pemain harus lebih tampil dan bertarung. Dia yakin timnya bisa, karena Malone melihat timnya punya cukup kedalaman.
Jamal Murray memang punya riwayat cedera dalam beberapa musim terakhir.
Tahun lalu ia sempat mengalami keseleo pergelangan kaki yang memengaruhi performanya di playoff melawan Minnesota, serta saat membela timnas Kanada menuju Olimpiade Paris.
Baca Juga: Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan NS Matrix, demi Amankan Puncak Grup A BCL Asia-East 2025
Lalu, apakah Murray akan siap saat babak playoff dimulai, Malone menjawab dirinya kini hanya bisa berharap.
"Semoga saja saat itu dia sudah bisa kembali," imbuh Malona.
Kehadiran Murray sangat krusial dalam skema Nuggets, terutama dalam menciptakan dinamika ofensif bersama Nikola Jokic.
Jika ia masih absen saat playoff dimulai, tekanan bagi Denver akan semakin besar di tengah persaingan ketat Wilayah Barat.
Artikel Terkait
Pertarungan Menuju Babak Playoff NBA 2025 Memanas, Persaingan Ketat Ada di Zona Playin
Boston Celtics Semakin Dekati Rekor Tandang NBA Milik Golden State Warriors
Dominasi Stephen Curry: 52 Poin dan Rekor Bersejarah di NBA 2025
Nikola Jokic Cetak 61 Poin, Perkuat Kandidat Utama MVP NBA 2025
Persaingan Menuju Playoff NBA 2025 masih Memanas, Banyak Drama di Wilayah Timur