Sembuh dari Trombosis Vena, Damian Lillard Comeback di Gim Kedua Playoff NBA 2025

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Rabu, 23 April 2025 | 00:04 WIB
Guard Milwaukee Bucks, Damian Lillard akan kembali memperkuat timnya di gim kedua playoff NBA 2025. Dia absen hampir sebulan setelah mengalami trombosis vena di betis kirinya.
Guard Milwaukee Bucks, Damian Lillard akan kembali memperkuat timnya di gim kedua playoff NBA 2025. Dia absen hampir sebulan setelah mengalami trombosis vena di betis kirinya.

SportlinkNews - Kabar gembira untuk Milwaukee Bucks dan para pendukungnya.

Pasalnya, guard andalan mereka, Damian Lillard diperkirakan sudah bisa kembali membela timnya pada gim kedua playoff NBA 2025 pada Selasa, 22 April 2025, waktu setempat.

Lillard telah absen sejak 18 Maret karena mengalami trombosis vena dalam di betis kanannya.

Kemarin, tim dokter klub mengumumkan bahwa dia telah diizinkan untuk bermain saat Bucks menghadapi Pacers.  

Baca Juga: Piala Sudirman 2025: Ganda Putra Siapkan Komposisi Alternatif, Antisipasi Kondisi Tak Terduga

Kehadirannya menjadi harapan, mengingat Bucks dalam misi untuk menyamakan kedudukan, 1-1 setelah kekalahan 98-117 di gim playoff pertama di Indiana.

Kamis lalu, Buck mengumumkan bahwa Lillard telah bebas dari obat pengencer darah dan diizinkan untuk melakukan aktivitas bola basket secara penuh.

Sebelumnya, Pelatih Bucks, Doc Rivers belum bisa mengonfirmasi apakah Lillard akan bermain pada hari Selasa ini, tetapi dia menegaskan bahwa pemain berusia 34 tahun itu telah membuat kemajuan.

"Kami tidak melakukan banyak hal secara langsung hari ini, tetapi dia melakukan segalanya hari ini," kata Rivers setelah latihan hari Senin waktu setempat.

Baca Juga: Jay Idzes Fokus Selamatkan Venezia dari Degradasi Dulu meski Diincar Klub Besar Eropa

"Dia terus mengalami kemajuan. Dia terlihat bagus," tambahnya.

Bucks memiliki dua hari libur antara Game 1 dan 2, mereka kembali ke Milwaukee untuk berlatih sebelum kembali ke Indianapolis untuk pertandingan malam nanti.

Ketika ia menjalani pengobatan pengencer darah, Lillard tidak dapat melakukan banyak hal dari sudut pandang bola basket selain melakukan lemparan bebas.

Meskipun ia mengatakan bahwa para dokter spesialis pada akhirnya mengizinkannya untuk melakukan beberapa latihan seperti angkat beban.

Baca Juga: Promosi ke Liga 1 Lagi, Bhayangkara FC Lakukan Pembenahan Besar untuk Bersaing Musim Depan

Karena kurangnya aktivitas bola basket selama sebulan terakhir, Lillard membutuhkan waktu untuk mempersiapkan diri untuk bermain di playoff bahkan setelah dokter mengizinkannya.

"Saya bisa aktif dan melakukan beberapa hal dan kemudian saya mendapat izin untuk berada di lapangan, dan saya bisa melakukan beberapa latihan keras dan melakukan beberapa pengkondisian dan hal-hal seperti itu," kata Lillard.

"Saat saya merasa saya bisa pergi, saya akan pergi (bertanding)," ucapnya.

Bucks menang 3-1 melawan Pacers selama musim reguler, dengan Lillard bermain di setiap pertandingan tersebut dan rata-rata mencetak 18,3 poin, 9,3 assist dan 5,5 rebound sambil menembakkan 35,5% dari lantai dan 38,9% dari percobaan 3 poin.

Baca Juga: David Singleton Ditunjuk jadi Head Coach Timnas Indonesia, Ini Alasannya...

Lillard tampil dalam 58 pertandingan selama musim reguler dan berada di peringkat ke-10 di liga dalam hal mencetak angka (24,9) dan assist (7,1) sekaligus mendapatkan pilihan kesembilan untuk All-Star Game.

Haliburton, yang dua kali menjadi All-Star, berharap dapat bertandem dengan Lillard di lapangan pada laga playoff kedua nanti.

"Saya tidak akan terkejut jika itu terjadi besok. Jadi kami harus siap menghadapi apa pun itu, memahami bahwa di babak playoff, ini bukan tentang penampilan individu, ini tentang kemenangan," imbuh Haliburton.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X