Pacers Beri Kejutan Cleveland untuk Pastikan Keunggulan 3-1, Selangkah Lagi ke Final Wilayah Timur

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 12 Mei 2025 | 14:54 WIB
Pemain Indiana Pacers, Obi Toppin saat melakukan back slam ke keranjang Cleveland Cavaliers di Gim 4, 11 Mei 2025, di Gainbridge Fieldhouse. Pacers kunci kemenangan 129-109, untuk unggul 3-1.
Pemain Indiana Pacers, Obi Toppin saat melakukan back slam ke keranjang Cleveland Cavaliers di Gim 4, 11 Mei 2025, di Gainbridge Fieldhouse. Pacers kunci kemenangan 129-109, untuk unggul 3-1.

SportlinkNews - Entah apa yang terjadi dengan Cleveland Cavaliers pada Gim 4 semifinal konferensi NBA 2025, Minggu, 11 Mei 2025, waktu setempat di Gainbridge Fieldhouse, Indiana.

Permainan mereka tidak mencerminkan bila Cavs merupakan tim unggulan pertama wilayah Timur.

Sebaliknya, Indiana Pacers memberikan kejutan. Mereka benar-benar menikmati permainan di kandangnya, dengan tampil luar biasa untuk mengunci keunggulan 3-1 usai menang 129-109.

Pacers tinggal selangkah lagi untuk mengunci tempat di final wilayah Timur. Bila di Gim 5 mereka bisa kembali memenangkan pertandingan.  

Baca Juga: Marc Marquez 80 Persen Yakin Akan Kecelakaan di Le Mans

Pada laga ini, Pacers mendominasi terutama di paruh waktu pertama. Di mana mereka unggul 41 poin dari Cleveland, setelah mendominasi di dua kuarter awal dengan kemenangan 80-39, dua kali lipat dari yang dihasilkan Cavs.

Sebuah penampilan luar biasa dari Pacers, di mana empat pemainnya mampu mencapai double digit hanya dalam perolehan poin di paruh waktu pertama.

Diusirnya, Bennedicut Mathurin pada kuarter pertama sepertinya tidak terlalu mempengaruhi permainan tim.

Nyatanya, Pacers masih mampu menahan laju Cleveland yang hanya mampu melakukan delapan kali percobaan tembakan di 24 menit pertama permainan.

Baca Juga: Statistik Calvin Verdonk Jadi Kapten saat NEC Gilas Ajax 3-0

Indiana menembakkan 30 dari 50 (60%) percobaan tembakan di paruh pertama, termasuk 12 dari 18 dari tembakan jarak jauh, ditambah 25 assist.

Sebaliknya  Cavs hanya bisa melesakkan 8 dari 32 percobaan tembakan (25%) dan hanya 5 dari 19 tembakan tripoin, serta tiga assist.

Ini merupakan kali ke-10 dalam sejarah playoff di mana sebuah tim berhasil mencetak 80 poin dalam satu babak. Oklahoma City terakhir kali melakukannya, dengan 87 poin di Gim 2 melawan Denver awal pekan ini.

Tidak ada perubahan signifikan dari permainan Cavs membuat mereka pun semakin tertinggal di paruh waktu kedua.

Baca Juga: Mengapa Olahraga Sangat Penting bagi Budaya Kita?

Buruknya persentase tembakan Cleveland membuat mereka sulit untuk mengejar ketertinggalan hingga Gim 4 ini berakhir, dan Pacers memimpin seri 3-1.

Paskal Siakam menghasilkan 21 poin, kemudian disusul Myles Turner dan Obi Toppin yang sama-sama menyumbangkan 20 poin. Plus Ben Sheppard dengan 14 poin.

Dari kubu Cleveland, Darius Garland memimpin Cavs dengan 21 poin dan Donovan Mitchell mencetak 12 poin meskipun tidak bermain di babak kedua karena cedera pergelangan kaki kiri.

Bagi Pacers, ini merupakan sebuah momen penebusan kekalahan Gim 3 di kandang sendiri dua hari lalu. Di mana Cavs mendominasi permainan, sukses menahan laju Tyrese Haliburton.

Baca Juga: Coco Gauff Perkenalkan Kolaborasi Terobosan Miu Miu x New Balance

Donovan Mitchell tidak menyangka dengan hasil yang dicatatkan Cavs ini. Meski bergabung di Cleveland bukan mimpinya, tetapi dia mengaku bersama Cavaliers merupakan salah satu musim terbaiknya.

"Saya senang bisa berada di sini. Jelas, ini bukan rahasia lagi: Apakah saya ingin pulang? Maksud saya, ya, tentu saja. Namun datang ke sini, melihat grup yang kami miliki, memahami apa yang bisa terus kami bangun, tidak lama kemudian saya merasa seperti, bung, ini spesial," ujarnya.

Karena itu dia tidak ingin timnya tersingkir lebih awal di postseason tanpa perlawanan. Donovan Mitchell berharap selain membawa Cavaliers ke babak playoff dalam tiga musim bersama, dirinya kali ini bisa membawa timnya melaju melewati babak kedua.

Baca Juga: Bagaimana Teknologi Olahraga Membantu Menetapkan Metrik Pemain untuk Wanita

"Saya harap catatan itu dapat berubah di musim ini. Meski dalam perkembangannya, apa yang didapatkan Cavaliers ini sangat mengejutkan," imbuhnya.

Gim 5, Selasa, 13 Mei mendatang, di Rocket Mortgage Fieldhouse akan menjadi partai hidup mati bagi kedua tim.

Terpeset sedikit saja, maka Cavaliers akan tersingkir lebih awal di postseason NBA musim ini dan Pacers akan jadi tim pertama yang melaju ke final wilayah Timur.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com, Fox Sports, Sports Illustrated

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X