SportlinkNews - New York Knicks kembali tak berdaya. Di hadapan publiknya sendiri, di Madion Square Garden, Indiana Pacer sekali lagi menunjukkan dominasi mereka atas tuan rumah dengan kemenangan penting 114-109 pada Jumat malam, 23 Mei 2025, waktu setempat.
Dengan kemenangan tersebut, Pacers pun mengunci keunggulan 2-0 dalam seri 'best of seven'. Pascal Siakam kembali menjadi aktor utama dengan mencetak 39 poin, rekor tertinggi dalam karier playoffnya.
Siakam menenggelamkan harapan Knicks untuk bangkit di kandang sendiri. Aksinya tak terbendung sejak awal pertandingan, langsung mencetak 11 dari 19 poin pertama Pacers, membawa timnya menjauh dari Knicks yang kesulitan menemukan ritme permainan.
Tyrese Haliburton mengalami kesulitan di awal laga ini, tetapi Siakam langsung mengambil alih perannya. Menyisir pertahanan Knicks dengan agresivitas dan efisiensi tinggi.
Baca Juga: Kevin Mendoza dan Luizinho Passos Pamit Mundur dari Persib Bandung
Myles Turner mencatatkan 16 poin dan Haliburton menambahnya dengan double double 14 poin dan 11 assist, serta delapan rebound. Ini menunjukkan bahwa Pacers memiliki kedalaman tim yang patut diwaspadai.
Indiana kini hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk kembali ke Final NBA, pertama kali sejak tahun 2000, ketika mereka dikalahkan oleh Los Angeles Lakers.
Sementara itu, Knicks, yang mengandalkan Jalen Brunson, tak mampu memanfaatkan dukungan fans di MSG.
Brunson memang kembali tampil luar biasa dengan 36 poin dan 11 assist, sayangnya, minimnya kontribusi dari pemain lain serta buruknya eksekusi di saat-saat krusial kembali menjadi masalah utama Knicks.
Baca Juga: Inter Milan Lupakan Gelar Scudetto, Incar Gelar Bergengsi Liga Champions
New York sempat bangkit di akhir kuarter pertama, setelah performa bangku cadangan mereka, Deuce McBride dan Mitchell Robinson. Bahkan unggul tipis 52-49 saat turun minum.
Namun, seperti di Gim 1, permainan Knicks menurun di kuarter terakhir dan itu kembali dimanfaatkan oleh Pacers.
Brunson yang belum masuk di awal kuarter keempat ini, membuat Pacers mendulang rentetan poin, termasuk tiga tembakan tripoin dari Siakam yang membuka keunggulan sembilan poin.
Meski Knicks berusaha bangkit lewat permainan cepat di menit akhir, tetapi pelanggaran krusial dan melesetnya tembakan mereka memupuskan harapan comeback. Indiana pun menjaga keunggulan hingga buzzer berbunyi.
Baca Juga: Kalah Tipis, Inter Milan Kirim Ucapan Selamat kepada Napoli untuk Gelar Scudetto Musim Ini
Dalam sejarah statistik playoff, tim yang tertinggal 0-2 dalam final konferensi hanya mampu membalikkan keadaan dalam 6 dari 82 kasus sebelumnya.
Bahkan lebih buruk, tak ada satu pun dari 17 tim yang tertinggal 0-2 di kandang berhasil membalikkan seri.
Gim 3 yang akan berlangsung Minggu, 25 Mei 2025, waktu setempat akan menjadi tantangan bagi Knicks. Mengingat laga itu akan dimainkan di kandang Indiana.
Bila tren ini terus berlanjut, maka Knicks harus mempanjang mimpi 25 tahun mereka untuk bisa menjejaki final konferensi. Waktu mereka menipis, dan bila Knicks tidak segera menemukan jawaban, maka musim ini akan berakhir lebih awal.
Artikel Terkait
Pacers 'Back to Back', Tunggu Lawan di Final Wilayah Timur
Knicks Kembali ke Final Wilayah Timur, Kedua Kalinya Sejak Era Rick Brunson
Oklahoma City Thunder ke Final Wilayah Barat, Pecahkan Rekor sebagai Tim Termuda
Tradisi Baru Tercipta di Final Wilayah Barat, Duel Supremasi Muda OKC Thunder vs Timberwolves
Meledak di Paruh Kedua, Thunder Petik Kemenangan di Gim 1 Final Wilayah Barat