Tak Diunggulkan, Jepang Juara FIBA 3x3 Women’s Series Jakarta 2025

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 26 Juli 2025 | 15:07 WIB
Tim 3x3 Jepang beri kejutan dengan menjuarai FIBA 3x3 Women's Series Jakarta 2025. Pada final di Plaza Timur GBK, 25 Juli 2025 malam, mereka menundukkan unggulan dua, Australia 21-13. (INASPRO)
Tim 3x3 Jepang beri kejutan dengan menjuarai FIBA 3x3 Women's Series Jakarta 2025. Pada final di Plaza Timur GBK, 25 Juli 2025 malam, mereka menundukkan unggulan dua, Australia 21-13. (INASPRO)

SportlinkNews - Tim putri Jepang tampil luar biasa dan mencetak kejutan besar dengan merebut gelar juara FIBA 3x3 Women’s Series Jakarta 2025, pada Jumat malam, 25 Juli 2025, di Plaza Timur Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

Di partai puncak, mereka menaklukkan Australia yang berstatus unggulan kedua dengan skor telak 21-13.

Perjalanan Jepang ke final pun tak semulus yang dibayangkan. Merangkak dari babak kualifikasi, mereka harus melewati laga-laga dramatis hingga babak perempat final. 

Baca Juga: Diberi Nama dari Legenda, Buffon Kini Pahlawan Garuda Muda di ASEAN Cup U23 2025

Menghadapi Filipina, Jepang sempat tertinggal 3-6 sebelum bangkit dan menang 18-15. Di semifinal, mereka kembali menjalani laga sengit melawan Ulaanbaatar Amazons dari Mongolia dan meraih kemenangan tipis 17-16.

Sementara itu, semifinal lainnya mempertemukan dua unggulan teratas, Spanyol dan Australia. Meski Spanyol menang di dua seri sebelumnya, kali ini mereka harus mengakui keunggulan Australia yang menang tipis 21-20. 

Kekalahan tersebut menggagalkan ambisi Spanyol untuk mencatat hattrick gelar usai sukses di Orleans dan Marseille.

Baca Juga: Persija Kembali Diperkuat Dua Pemain Brasil yang Debut Pertama Kali di Super League 2025/26

Di partai final, Jepang sempat tertinggal 1-4 dari Australia. Namun, dengan strategi jitu dan akurasi tembakan jarak jauh yang memukau, Jepang membalikkan keadaan. 

Aya Tsumuri dan Miku Takahashi menjadi kunci kebangkitan dengan mencetak sejumlah tembakan dua angka. Jepang pun menjauh dan mengakhiri laga dengan keunggulan dominan 21-13.

Australia yang unggul secara fisik mencoba menyerang lewat drive ke area dalam, tetapi pertahanan solid Jepang membuat strategi itu gagal.

Baca Juga: Belajar Sport Science Bersama KONI: Perlunya Memahami Sport Biomechanic untuk Performa Terbaik Atlet

Ironisnya, tak satu pun pemain Australia mampu mencetak poin dari tembakan dua angka sepanjang pertandingan.

"Saya masih tidak percaya kami bisa juara. Rasanya seperti mimpi. Di final kami hanya bermain sederhana, hentikan tembakan dua angka lawan dan manfaatkan peluang dari jarak jauh," ujar Aoi Katsura seusai laga.

Gelar Pemain Terbaik (MVP) diberikan kepada Kiho Miyashita yang mencatatkan tiga poin dan tiga rebound. Ia mengaku terkejut sekaligus bangga menerima penghargaan tersebut.

Baca Juga: Ulangan Final ASEAN Championship 2023: Indonesia Siap Balas Vietnam di GBK

"Saya sama sekali tidak menyangka bisa terpilih jadi MVP. Tapi tentu saya sangat senang," ujarnya.

Penghargaan untuk tim juara diserahkan oleh Direktur Inaspro Ferry Kono, sementara trofi MVP diberikan langsung oleh Ardima Rama Putra, Staf Khusus Menpora Bidang Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X