SportlinkNews - Musim 2025–2026 NBA baru berjalan sepekan, namun atmosfernya sudah terasa seperti babak playoff.
Dalam waktu singkat, berbagai rekor tercipta, skor tinggi bermunculan, hingga skandal mengguncang panggung basket terbaik dunia. Semua ini menjadi sinyal bahwa musim ke-80 NBA akan berlangsung panas, ketat, dan penuh kejutan.
Bintang Denver Nuggets, Nikola Jokic, menjadi sorotan utama dengan torehan empat triple-double beruntun di awal musim.
Dalam kemenangan telak 122-88 atas New Orleans Pelicans, MVP tiga kali itu mencatat 21 poin, 12 rebound, dan 10 assist, menyamai rekor legendaris Oscar Robertson (1961–62) dan Russell Westbrook (2020–21).
Baca Juga: Manchester City Perlahan Mulai Lepas dari Ketergantungan pada Erling Haaland
Dengan koleksi 168 triple-double sepanjang karier, Jokic kini menempel ketat Robertson (181) dan Westbrook (203) di daftar sepanjang masa.
Menariknya, belum ada pemain NBA yang membuka musim dengan lima triple-double beruntun, dan Jokić berpeluang mencatat sejarah itu saat menghadapi Portland Trail Blazers di laga Emirates NBA Cup berikutnya.
Namun, Jokic bukan satu-satunya yang membuat awal musim ini membara. Pekan pertama mencatat 16 pertandingan dengan pemain yang mencetak minimal 40 poin, hampir dua kali lipat dari rekor sebelumnya.
Nama-nama besar seperti Luka Doncic dan Austin Reaves silih berganti membukukan rekor pribadi. D
Baca Juga: Ketegangan di Real Madrid Makin Memanas, Vinicius Junior Siap Cari Pelabuhan Baru
oncic mencetak 43 poin di malam pembuka saat Lakers tumbang dari Warriors, lalu menambah 49 poin sebelum cedera jari membuatnya absen.
Saat Doncic menepi, Reaves justru meledak. Ia mencatatkan 51 poin melawan Kings dan 41 poin saat melawan Blazers, keduanya menjadi rekor tertinggi dalam kariernya.
Tak ketinggalan, Tyrese Maxey membawa Philadelphia 76ers tampil sempurna (4–0) dengan dua kali mencatat 40+ poin, termasuk 43 poin atas Orlando Magic.
Sejumlah bintang muda seperti Anthony Edwards, Cam Thomas, dan Victor Wembanyama juga mulai unjuk gigi.
Baca Juga: Rans Simba Bogor Pertahankan Duet Maut KJ Buffen-Aaron Fuller untuk Musim 2026
Secara statistik, musim ini langsung menunjukkan tren baru. Rata-rata tim mencetak 118 poin per gim, naik signifikan dari 113,8 musim lalu.
Upaya tembakan bebas pun meningkat jadi 27,1 per gim, tertinggi dalam 17 tahun terakhir, menandakan ritme permainan yang semakin cepat dan agresif.
Namun di balik gemerlap rekor dan statistik mencolok, bayangan kontroversi turut menyelimuti awal musim.
FBI menangkap pelatih Blazers Chauncey Billups dan pemain Miami Heat Terry Rozier dalam kasus perjudian ilegal yang menyeret puluhan pihak lainnya.
Baca Juga: Usai Putus Kontrak dengan Klub Turki, Megawati Fokus ke Timnas SEA Games 2025
Belum reda isu tersebut, NBA juga dihadapkan pada dugaan pelanggaran salary cap oleh Los Angeles Clippers yang disebut memiliki “kontrak bawah meja” dengan Kawhi Leonard.
Dengan semua dinamika ini, satu hal sudah pasti, musim NBA 2026 bukan sekadar persaingan di lapangan, tapi juga kisah besar tentang ambisi, rekor, dan kontroversi yang akan terus mengguncang sepanjang tahun.
Artikel Terkait
Membandingkan Gaji MLS dengan NFL, NBA, NHL Berdasarkan Pendapatan dan Nilai Tim
Bintang NBA Jeremy Lin Umumkan Pensiun, Tutup Karier 15 Tahun yang Penuh Kisah Inspiratif
Nike Rilis Giannis Freak 7 Light Khaki, Siap Ramaikan Musim NBA Baru
Barcelona Catat 23,8 Juta Subscriber di YouTube Lewati FIFA dan NBA
Alo Berkolaborasi dengan Bintang NBA Jimmy Butler untuk Kolaborasi Sepatu Pertamanya