50 Hari Menuju IBL 2026, Klub Mulai Panas di Bursa Pemain

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 21 November 2025 | 22:40 WIB
Suasana partai final IBL 2025, antara Pelita Jaya Basketball dan Dewa United, Juli lalu, di Jakarta. (IBL Indonesia)
Suasana partai final IBL 2025, antara Pelita Jaya Basketball dan Dewa United, Juli lalu, di Jakarta. (IBL Indonesia)

SportlinkNews - Hitungan menuju tip-off Indonesian Basketball League (IBL) Gopay 2026 kini tinggal 50 hari.

Kompetisi basket tertinggi di Indonesia yang akan dimulai pada 10 Januari 2026 itu mulai memunculkan berbagai manuver menarik dari para peserta yang berlomba menata ulang kekuatan tim.

Pergerakan di bursa pemain kian hangat. Sejumlah nama besar tampak bergeser untuk mencari tantangan dan peran yang lebih besar di klub baru. 

Baca Juga: TJ Dillashaw: Carlos Prates Belum Siap Hadapi Islam Makhachev

Tangerang Hawks menjadi salah satu tim yang membuat kejutan awal dengan sukses memboyong Yesaya Saudale, yang diharapkan segera menjadi motor serangan.

Tak mau kalah, Kesatria Bengawan Solo juga mengirim sinyal ambisi besar dengan mendaratkan Avan Seputra.

Sementara RANS Simba Bogor menunjukkan keseriusannya menyambut musim baru dengan membawa Fisyaiful Amir sebagai tambahan kekuatan penting.

Baca Juga: Dua Ganda Putri Indonesia ke Semifinal, Satu Tiket Final Australia Open 2025 Sudah di Tangan

Salah satu wajah baru kompetisi musim ini adalah Bogor Hornbills, yang resmi mengubah identitas dan markas dari sebelumnya bernama Borneo.

Klub tersebut tak hanya berganti nama, tetapi juga melakukan perombakan signifikan untuk memperkuat fondasi tim. 

Mereka menunjuk Cesar Camara Perez sebagai pelatih baru dan menambah dua pemain segar, Kelvin Sanjaya serta Fhirdan Guntara, untuk mengisi roster.

Baca Juga: Raymond/Nikolaus Buka Peluang Ciptakan All Indonesia Finals 2025 di Australia Open 2025

Di samping pergerakan pemain lokal, sorotan juga tertuju pada komposisi pemain asing yang bakal memperkaya dinamika permainan musim depan. 

Di mana setiap klub diperbolehkan memiliki tiga pemain asing atau heritage, dengan ketentuan dua di antaranya memiliki tinggi maksimal 200 cm dan satu dengan tinggi tanpa batas.

Seluruh pemain asing, naturalisasi, dan heritage juga berada dalam satu kategori dengan batas gaji 30 ribu USD per pemain.

Baca Juga: Marc Marquez Tak Bisa Ikut Tes Valencia, Ini Penjelasan Dokternya

RANS Simba Bogor menjadi salah satu tim yang sudah mengumumkan lebih awal amunisi impor mereka.

Duet KJ Buffen dan Aaron Fuller akan kembali memperkuat tim berwarna ungu tersebut dan diharapkan mampu memberikan dampak besar seperti musim sebelumnya.

Dengan berbagai gerakan transfer, perubahan komposisi, serta persiapan yang kian intens, atmosfer menuju IBL Gopay 2026 semakin memanas.

Baca Juga: Indonesia Dipercaya Gelar FIFA Series 2026, Ketum PSSI Erick Thohir: Bukti Reputasi Indonesia Terus Meningkat

Dalam sisa waktu yang tinggal hitungan pekan, klub-klub terus berlomba menambal kekurangan dan memoles kekuatan demi tampil kompetitif sejak hari pertama. 

Kompetisi musim baru menjanjikan persaingan yang lebih sengit dan pertunjukan yang lebih menarik bagi para pecinta basket Tanah Air.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: ibl

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X